8:42 pm - Senin November 20, 2017

Warga Aceh Utara dan Lhokseumawe Keluhkan Pemadaman PLN

361 Viewed Redaksi 0 respond
PLN Padamkan Listrik Hampir Tiap Hari Siang Malam

Warga Aceh Utara dan Lhokseumawe Kerluhkan Pemadaman PLN siang malam Dalam dua bulan Terakhir (image: pelitaonline)

Aceh Utara–Masyarakat di Kabupaten Aceh Utara dan Lhokseumawe dalam dua bulan terakhir mengeluh dengan sistem layanan suplai listrik PLN yang tidak stabil. Pasalnya, hampir setiap hari dan setiap malam kondisi listrik di dua wilayah tersebut acapkali mati-hidup-hidup-mati.

Akibatnya, banyak peralatan rumah tangga seperti televisi, kulkas yang mengalami kerusakan. Selain itu, aktivitas pemerintahan gampong, kecamatan, pasar-pasar tradisional, sekolah-sekolah serta berbagai instansi pemerintahan kecamatan lainnya tak ayal terjadi gangguan dan kemacetan.

Single content advertisement top

Seperti diberitakan media ini, Kamis lalu juga terjadi kebakaran rumah warga dan warung nasi akibat hubungan arus pendek di kawasan Simpang Empat Jalan Len Pipa Gampong Alue Weu, Murah Mulya Aceh Utara.

Ada banyak rilis yang diterima PikirReview.Com dalam satu minggu terakhir. “Seharusnya, PLN profesional dalam manajemennya, tidak asal sembrono saja mematikan lampu”, ujar salah seorang ibu rumah tangga di Kota Lhokseumawe.

“Kan peralatan elektronik jadi rusak karena mati lampu terus terusan, kita lupa mencabut wayer tivi dan kulkas”, tulisnya dengan nada kesal.

Keluhan serupa juga datang dari warga Tanah Pasir, Matangkuli, Sampoiniet, Paya Bakong serta Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara.

Pada intinya, para warga sangat resah dan prihatin dengan kondisi layanan PLN saat ini yang ‘menggelapkan’ wilayah mereka hampir setiap hari, baik pada siang dan malam hari.

“Jika PLN memang sedang perbaikan sana sini, harusnya memberitahu jadwal wilayah pemadaman bergiliran agar tidak merusak peralatan rumah tangga, tidak terganggu aktivitas perkantoran di kecamatan-kecamatan”, tandas warga Paya Bakong, yang tidak mau dituliskan namanya.

Sementara warga Kuta Makmur juga merasakan dampak pemadaman listrik yang tidak beraturan selama ini.

 “Kuta Makmur sering berhadapan dengan kegelapan siang malam, hal ini sangat berpengaruh bagi aktifitas masyarakat terutama bagi pedagang, instansi kecamatan, persekolahan, dan lain sebagainya”. ujarnya ketua mahasiswa dan pelajar Kuta Makmur, Munawir dalam rilisnya. (fz)

Editor: Muhajir

 

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

PT. Arun Kunjungi Yayasan Permata Atjeh Peduli

Polda Aceh Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu

Related posts
Your comment?
Leave a Reply