3:11 pm - Sabtu November 24, 9235

Wakapolri: Liputan Teroris, Media Rugikan Polisi

299 Viewed Redaksi 0 respond

Surabaya – Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Nanan Soekarna menuding media massa merugikan polisi dalam pemberitaan kasus teroris. “Karena diliput media, gerakan polisi ketahuan oleh mereka (terduga teroris),” kata Nanan, ditemui di sela-sela Seminar Ekonomi dan Hukum Pra Konferensi Wilayah NU di Empire Palace Surabaya, Sabtu, 11 Mei 2013.

Gara-gara diliput media, para terduga teroris mengetahui rencana polisi untuk menangkap mereka. Gerakan penangkapan yang dilakukan polisi harusnya senyap, tidak ada yang mengetahui. “Kalau nggak ada media, jaringan mereka nggak tahu kalau ada yang ditangkapi,” ujarnya.

Nanan mengatakan, polisi masih beruntung karena bisa menggerebek empat tempat secara serentak, di Ciputat, Bandung, Kebumen dan Kendal. Tapi karena gencarnya pemberitaan di media, polisi pun kehilangan target di Kiaracondong, Bandung. Sehingga di lokasi hanya tersisa senjata dan sejumlah peluru. “Sangat tidak benar kalau polisi menangkap bawa-bawa media. Harusnya tidak ada yang tahu,” katanya.

Jangan sampai teroris justru menggunakan media untuk meneror dan menyebarkan teror. Menurut Nanan, media bisa menjadi sarana bagi teroris untuk menakut-nakuti masyarakat. Dengan tampil di media dan membuat dunia tahu, maka teroris mengganggap dirinya berhasil menyebarkan teror.

Nanan juga menginginkan agar tidak ada yang bertolak belakang antara media dan polisi. Seringkali para penyidik menemukan bukti yang dijadikan untuk menangkap pelaku. Tapi media malah memberitakan sebaliknya sehingga muncul anggapan bahwa polisi salah tangkap. Padahal bisa saja, keluarga ataupun orang tua terduga teroris tidak tahu kalau terlibat dalam aksi terorisme. “Keluarga disyuting, bilang kalau nggak ada (teroris), orang-orang itu baik. Seolah-olah kita (polisi) salah tangkap,” katanya.

Single content advertisement top

Sumber: Tempo.co

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Pengamat: Jangan Paksa Masyarakat Bantu Sekolah

Mahasiswa AKKES Pemda Aceh Utara Lakukan Penyuluhan Diare

Related posts
Your comment?
Leave a Reply