11:45 am - Selasa November 21, 2017

Tragis…Ditabrak Polisi, Korban Jadi Tersangka!

210 Viewed Redaksi 0 respond

Banda Aceh–Polresta Banda Aceh telah menetapkan Putri Shahara sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas meski masih di bawah umur. Alasan polisi, Putri telah terbukti bersalah.

“Putri yang sudah jadi tersangka tidak kita tahan, lagian kita panggil itu untuk memediasi agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Kasatlantas Polresta Banda Aceh, AKP Andi Kirana.

Ia menjelaskan, Putri secara hukum telah terbukti bersalah. “Hasil olah TKP dan pemeriksaan 5 saksi, Putri Shahara bersalah. Dia dijerat UU No 22 tahun 2006 pasal 310 ayat 2 tentang lalu lintas,” sebut Andi, seperti dilansir merdeka.com, Selasa (05/11),

Persoalannya pada dasarnya, lanjut Andi, keluarga Putri meminta polisi yang menabrak Putri, Briptu Muhammad Haikal untuk menanggung biaya pengobatan mencapai Rp 60 juta.

Single content advertisement top

“Muhammad Haikal gak mampu sebesar itu, justru Haikal telah membantu sebesar Rp 4 juta pada keluarga Putri,” tambah Andi.

Sedangkan asuransi juga telah menggantikan biaya kecelakaan itu. Sesuai dengan regulasi yang berlaku, bila kecelakaan seperti Putri, asuransi hanya menanggung biaya Rp 10 juta. “Semua biaya asuransi itu sudah ditransfer ke rekening ibu Putri, ” katanya.

Versi berbeda diungkapkan oleh Putri. Ia mengaku ditabrak oleh Briptu Haikal. Akibat kecelakaan itu, tulang panggulnya hancur dan kantong kemih bocor serta kaki kirinya patah.

Kejadiannya sekitar satu tahun lalu tepatnya 4 November 2012 di Desa Lambung, Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu korban sedang jalan-jalan sore di Aceh. Saat korban hendak balik arah, secara tiba-tiba melaju kencang sebuah mobil dinas polisi yang dikendarai Briptu Haikal menabrak korban.

Sehingga korban terpelanting jauh dan motor terpental sampai 30 meter dari lokasi kejadian. Akibatnya, korban mengalami cedera, berjalan saja saat ini harus dibantu menggunakan tongkat.

“Waktu itu saya mau belok, mobil itu kencang kali, lalu tabrak saya dari samping, saya terjatuh gak sadarkan diri,” kata Putri Shahara di kediamannya Aceh.

Karena masih menjalani perawatan, Putri tak bisa hadir ketika dipanggil polisi. Tiba-tiba, ia malah ditetapkan sebagai tersangka.

Ibu korban, Mursyida mengatakan, Bripka Haikal sempat berjanji akan menanggung sama-sama biaya pengobatan.

Akan tetapi, selang beberapa bulan tanpa sepengatahuan keluarga, secara sepihak pelaku membuat surat perjanjian yang isi di dalamnya menyatakan keluarga korban sudah ikhlas menerima musibah ini tanpa ada tuntutan.

“Waktu itu ayah Putri juga sedang sakit di rumah sakit Fakinah karena DM, jadi gak baca lagi langsung ditandatangani,” ungkap Mursyida.

Mirisnya, ayah Putri, Syarifuddin juga sedang sakit yaitu menderita diabetes (DM). Ia juga berprofesi sebagai anggota polisi yang bertugas di Polsek Kuta Raja. Saat ini kakinya harus diamputasi karena sudah terluka. (merdeka.com)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Di Banda Aceh, Polisi dan Satpol PP Ikut Awasi Tes CPNS

Menpora: Monumen Pemuda Layak dibangun di Sabang

Related posts
Your comment?
Leave a Reply