12:56 pm - Selasa Oktober 24, 2017

Tidak Boleh Ada Paksaan Memakai Atribut Natal

481 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (voa-islam)

Jakarta–Pakar Alquran UIN Syarif Hidayatullah Mukhlis Hanafi mengatakan perusahan, mal ataupun plaza tidak boleh melakukan pemaksaan kepada pegawainya yang Muslim untuk memakai atribut natalan, 

“Jangan ada unsur pemaksaan kepada pegawai Muslim untuk memakai atribut natalan tersebut,” kata Mukhlis kepada ROL, Selasa (16/12)

Single content advertisement top

Banyak pihak menilai atribut agama merupakan bagian dari syiar suatu agama. Menurut Mukhlis, perusahaan, mal ataupun plaza tidak diperbolehkan untuk memaksakan pegawai Muslimnya untuk mengenakan atribut suatu agama tertentu untuk merayakan hari raya natal.

“Itu melanggar hak asasi manusia dalam beragama dan berkeyakinan,” ujar Mukhlis.

Namun, bila terjadi ancaman pemecatan ataupun sebagainya secara tertulis, para pegawai Muslim berhak untuk melaporkannya kepada lembaga Islam ataupun Majelis Ulama Indonesia.

Tetapi bila mereka yang takut untuk melaporkannya, Mukhlis menilai mereka boleh mengikutinya asalkan hatinya dan keimanannya selalu berpegang teguh pada Islam. “Bila tidak pemaksaan bagi pegawai Muslim tidak usah mengenakan atribut natalan,” kata Mukhlis. (republika.co.id)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Setelah 69 Tahun Merdeka, RI Miliki Pesawat Kepresidenan

Kuburan Dasar Laut Terbesar di Dunia Berisi Ratusan Pesawat

Related posts
Your comment?
Leave a Reply