8:58 pm - Selasa November 21, 2017

Tes CPNS Aceh Timur, Kenapa Harus di Medan???

364 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (forsimpati.dok)

Banda Aceh–Forum Silaturrahmi Mahasiswa dan Pemuda Aceh Timur (Forsimpati) berharap pelaksanaan tes dan proses rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2014 yang akan berlangsung Oktober mendatang ini berjalan secara normatif tidak ada unsur-unsur penipuan baik berupa hadirnya calo di hajatan tes CPNS maupun unsur nepotisme.

Kondisi itu masih saja bisa terjadi, walaupun proses pelaksanaan rekrutmen CPNS kali ini terkesan rapi melalui online, namun kecurangan masih terbuka lebar menghantui peserta. “Tentu saja masyarakat tidak percaya jika tes CPNS kali ini bersih dari unsur kecurangan, semoga kata-kata bersih itu bukan sebagai lipsservise saja”, ujar Sekum Forsimpati, Rahmat Hidayat melalui rilis ke PikirReview, Senin (21/09).

Forsimpati mendapat banyak keluhan masyarakat  Aceh Timur terkait tempat pelaksanaan tes CPNS kali ini. Para peserta CPNS yang memilih formasi di Aceh Timur harus mengikuti  ujian tes PNS di Medan (Sumatera Utara).

“Untuk ini kami berharap lokasi tes CPNS bisa di lokasi terdekat dengan daerah  masing masing, seperti  kampus Universitas Samudra (Unsam) dan STAIN Cot Kala untuk wilayah Aceh Timur, Langsa dan Aceh Timur. Kemudian Universitas Malikussaleh (Unimal) untuk kawasan Aceh Utara sekitarnya, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar-Raniry untuk kawasan Banda Aceh, Aceh Besar dan sekitarnya.”, papar Rahmat

Single content advertisement top

Berdasarkan pengumuman yang ditempel di loket pendaftaran yang ditanda tangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan, Aceh Timur, Najmuddin, SE, M.AP,  tertera bahwa “4. Pelaksanaan Ujian CAT pada kantor Regional VI BKN Medan”.

Selayaknya Bupati dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Aceh Timur, punya perhatian khusus terkait masalah itu. Mengingat Pemkab setempat memiliki andil dalam menentukan tempat test CPNS warga masyarakatnya.

“Mereka yang mengikuti tes CPNS itu bukan semuanya orang berada dalam hal ekonomi, tentunya dana/biaya yang dikeluarkan untuk mengikuti test tersebut sangat besar, baik untuk biaya konsumsi maupun sewa tempat nginap”, tandas Rahmat Hidayat lagi.

Menurutnya, jika memang kendalanya sarana/fasilitas untuk ujian CAT tidak tersedia sepert komputer dan lain-lain, bukankah kita punya kampus Unsam, STAIN Cot Kala, Unimal bahkan sekarang sekolah-sekolah memiliki lab komputer masing-masing. Tentu saja perlu koordinasi yang intens antar panitia penyelenggara CPNS dengan pihak kampus.

“Kami minta Bapak Bupati Aceh Timur mempertimbangkan kembali lokasi ujian di Medan dan kami yakin Aceh Timur bisa. Jangan sampai Aceh Timur seperti ketergantungan dengan Medan Sumut, padahal kita punya sumber daya yang besar”, ungkap dia.

Rahmat menambahkan, “Yang terakhir kami mengajak semua Ormas, Media, dan seluruh element masyarakat Aceh Timur untuk terlibat aktif mengawasi pelaksanaan rekrutmen test CPNS ini, dan sekali lagi kalau dibuat di Medan tentu akan sangat sulit dilakukan pengawasan tersebut”, tutupnya. (rilis/forsimpati)

Editor: Safta

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Mahasiswa Aceh Timur Desak Pemkab Tidak Jual Aset Daerah

Gubernur Aceh: Pembangunan Fokus Pada Kesejahteraan Rakyat

Related posts
Your comment?
Leave a Reply