3:11 pm - Jumat November 22, 7371

Ternyata Memaafkan, Tingkatkan Kesehatan Mental & Fisik

141 Viewed Redaksi 0 respond
Saling Memaafkan Tingkatkan Kesmen-Fisik

Indahnya Memaafkan (image: mihrabqolbi)

PikirReview.Com--Menurut Mayo Clinic, memaafkan atau memberi ampunan akan terasa baik bagi kesehatan Anda.

Dendam muncul untuk mempengaruhi sistem kardiovaskular dan saraf. Dalam sebuah penelitian, orang yang fokus pada dendam pribadi, memiliki tekanan darah dan detak jantung, dan peningkatan ketegangan otot.

Single content advertisement top

Hal ini ditambah dengan perasaan menjadi kurang terkendali. Ketika seseorang berhasil memaafkan orang yang telah menyakiti mereka, banyak dari mereka yang mengatakan merasa lebih positif dan santai.

Penelitian lain menunjukkan bahwa memaafkan memiliki efek positif pada kesehatan psikologis anda.

Memaafkan bukan berarti melupakan, memaafkan itu melepaskan apa pun yang telah terjadi. Ini memang sakit, namun masalah itu akan pergi jika anda melepaskannya. Lepas bersama beban amarah dan kebencian.

Tidak ada pendekatan tunggal untuk belajar bagaimana memaafkan seseorang. Berbicara dengan teman, terapis atau penasihat (agama) dapat membantu proses untuk memilah-milah perasaan dan tetap di jalur yang benar.

Karenanya, ada beberapa cara untuk belajar memaafkan kesehatan mental dan fisik, seperti yang ditulis oleh Mayo Clinic Women’s HealthSource dalam Science Daily, adalah.

  1. Akuilah rasa sakit dan kemarahan yang anda rasakan sebagai akibat dari tindakan orang lain pada anda.
  2. Mengakui bahwa untuk lepas dari sakit hati itu butuh perubahan.
  3. Cobalah untuk berpikir tentang orang yang menyakiti anda. Apa yang membuat ia melakukan itu? Kadang-kadang ada motivasi atau sebab yang membuat peristiwa menyakitkan itu terjadi pada Anda. Bagi sebagian orang, langkah ini diakhiri dengan berkata, “Aku memaafkanmu.”
  4. Ketika Anda berhasil melakukan dan melepaskan, ada kelegaan emosional yang datang bersamaan dengan pemaafan.

Sumber: psikologizone

Editor: Safta

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Peneliti: Terlalu Banyak Nonton TV Merusak Otak Anak

Remaja Maniak Internet Berisiko Gangguan Jiwa

Related posts
Your comment?
Leave a Reply