3:11 pm - Senin November 23, 4612

Tak Penuhi 30 Persen Kaum Hawa, KPU Ancam Parpol

276 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengancam tidak akan memberi surat suara bagi partai politik yang belum memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan atau kaum hawa Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI di daerah pemilihan.

“Itu sesuatu yang mereka bisa upayakan untuk merapikan. Soalnya kalau itu tidak dilakukan nanti tidak akan ada DCS (Daftar Caleg Sementara) buat mereka karena daftar yang diajukan tidak memenuhi syarat,” ujar Komisioner KPU Hadar Navis Gumay, Jakarta, Minggu (12/5/2013).

Dipaparkan Hadar, ada tiga syarat yang harus dipenuhi parpol peserta Pemilu 2014 saat mendaftarkan bakal calegnya di KPU. Yakni jumlah calon tidak boleh melebihi 100 persen kursi yang dialokasikan di daerah pemilihan, caleg perempuan harus sekurangnya 30 persen dari jumlah calon yang didaftarkan, serta ada satu calon perempuan dari setiap tiga calon di setiap daerah pemilihan.

“Kalau ini tidak terpenuhi maka mereka tidak punya DCS di situ, kalau tidak ada DCS kita tidak proses, tidak akan ada DCT (Daftar Calon Tetap). Kalau tidak ada DCT tidak akan ada surat suara,” jelas Hadar.

Single content advertisement top

Karena itu, lanjut Hadar, pihaknya meminta agar setiap parpol dapat memperhatikan kelengkapan dokumen yang diserahkan ke KPU sebelum tenggat waktu perbaikan verifikasi administratif pada 22 Mei mendatang.

“Sangat penting bagi mereka memperhatikan ini. Dia boleh tukar calon baru, boleh tambah calon tapi dokumennya harus dipastikan semua beres. Karena kalau tidak beres satu saja, itu bisa mengganggu syarat daftar tadi,” katanya.

Dalam penelusuran yang dilakukan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), terdapat enam parpol yang tidak memenuhi kuota 30 persen caleg wanita di 14 dapil. Keenam parpol itu adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). [mes]

Sumber: inilah.com

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Syafii Ma’arif: Pasca Reformasi Banyak Muncul Politikus Instan

Pembahasan Bendera Aceh Rampung 80 Persen

Related posts
Your comment?
Leave a Reply