7:38 am - Jumat September 22, 2017

Tabligh Akbar Aksi Bela Islam & Konsolidasi Nasional di Medan

126 Viewed Redaksi 0 respond

Medan–Ribuan ummat Islam membanjiri Masjid Agung Medan, Sumatera Utara, untuk menghadiri Tabligh Akbar Aksi Bela Islam yang dihadiri Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), Rabu (28/12) kemarin.

Meskipun sehari sebelumnya ada selebaran spanduk gelap berisi ajakan penolakan kehadiran Imam besar FPI seperti beredar di media online abal-abal untuk menghasut ummat.

Single content advertisement top

Namun Rabu siang kemarin hingga petang, fakta dilapangan jamaah membludak hingga ke badan jalan di sekitar Masjid Agung yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro.

tabliq-akbar-habib-rizieq

Ummat Islam Sumut Padati Tabligh Akbar Aksi Bela Islam & Konsolidasi Nasional di Masjid Agung Medan, Rabu (28/12/2016). [dok. fb bela quran].

Halaman Kantor Gubernur Sumut yang bersebelahan dengan Masjid Agung juga dipadati jamaah yang berdatangan dari berbagai daerah di Sumut.

Sebelum Habib Rizieq tiba di lokasi, orasi dan tausiah di panggung utama halaman Masjid Agung diisi oleh KH Abdul Rasyid dan Sekjen GNPF MUI KH Alkhattath.

Dia menyerukan agar semangat persatuan dan persaudaraan ummat Islam terus terjaga dalam bingkai Spirit 212.

Menurut dia, tidak ada yang bisa menghentikan persatuan ummat ini karena Spirit 212 semakin bergelora di dalam jiwa ummat Islam.

Bertepatan dengan masuknya waktu shalat ashar, orasi dan lantunan Mars Bela Islam dihentikan sementara sampai selesai shalat.

Ummat Islam Sumut membludak ikuti Tabligh Akbar GNPF-MUI

Ummat Islam Sumut membludak ikuti Tabligh Akbar GNPF-MUI.[dok.fbbela quran]

Saking padatnya, jamaah pun menggelar sajadah dan membentuk shaf di jalan untuk menunaikan shalat ashar.

Habib Rizieq bersama Wakil Ketua GNPF KH Zaitun Rasmin akan menyampaikan orasi sekaligus menutup acara tersebut hingga pukul 17.30 WIB.

Sebelumnya, Habib Rizieq dan jajaran GNPF yang menyertai terlebih dulu menggelar temu tokoh ormas dan tokoh adat sekaligus jumpa pers untuk merespons berbagai opini yang berkembang di tengah masyarakat.

“Tujuan aksi ini hanyalah untuk membangun persatuan dan persaudaraan ummat. Ini yang harus diluruskan agar tidak ada pihak yang salah memahami gelora dan semangat kebangkitan ummat Islam,” ungkap KH Zaitun Rasmin.[gnpfmui/fbbela qur’an/pikirreview]

Editor: Safta Diputra

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Realitas Malam Nisfu Sya’ban di Bumi Serambi Mekkah

Media Sekuler Buta-Tuli, Ketika Ulama dan Umat Islam Diteror

Related posts
Your comment?
Leave a Reply