4:51 pm - Jumat September 22, 2017

Siswa Magang LPSDM Aceh Surati Gubernur

390 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (wol/juliadi)

Lhokseumawe–Siswa Magang Lembaga Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (LPSDM) bidang Operation Migas LNG/SRU dan Teknisi di Eks Plant Site PT. Arun NGL.Co menyurati Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah. Surat itu dikirim melalui PT Pos Indonesia dengan ditanda tangani 47 orang siswa LPSDM.

“Kami mempertanyakan sekaligus meminta kepada Gubernur Aceh dan Wakilnya serta DPRA dan elite lainnya, bahwa apakah kami siswa magang yang telah dilatih selama 1 Tahun hanya sebatas menjalankan Program Pemerintah Aceh semata?,” terang Koordinator Siswa LPSDM-Arun, Juliadi S, IAN, yang dilansir waspada online, Selasa kemarin

Dalam surat itu dijelaskan, bahwa para peserta magang tersebut ingin melakukan audiensi dengan Ketua DPRA dan menyampaikan beberapa hal menyangkut dengan kondisi siswa magang LPSDM pasca berakhirnya magang operation migas LNG/SRU dan teknisi.

Single content advertisement top

“Besar harapan kami bisa diluangkan waktu untuk melakukan audiensi. Kita juga berharap Pemerintah Aceh dalam hal ini gubernur dan wakilnya serta DPRA harus menekan pelaku migas di Aceh untuk memperkerjakan putra/i Aceh yang telah dididik melalui LPSDM Aceh PT. Arun NGL.Co,” harapnya.

Dijelaskan, kalau pemerintah tidak komitmen untuk mengisi pekerja pribumi, pihaknya yakin Aceh sampai kapanpun akan menjadi penonton di kandang sendiri. Maka dari itu angka Pengangguran menurut Juliadi terus bertambah di Aceh.

“Kita menyambut baik ke depan Aceh akan mengelola 11 blok migas, apresiasi dan langkah positif untuk masa depan Aceh. Namun sudahkah Provinsi Aceh mempersiapkan tenaga kerja skill lokal yang produktif di bidang migas? Karena menurut kita pabrik migas tidak seperti pabrik krupuk cenggek. Butuh skill dan kemampuan terlatih,” tegasnya.

Pihaknya mengaku yang telah dilatih terkesan diabaikan oleh Pemerintah Aceh, padahal pendidikan terhadap siswa magang ini menurutnya menghabiskan Anggaran APBA Rp1,8 miliar lebih.

“Kalau dibangun rumah dhuafa sudah berapa rumah yang terbangun. Maka dari itu kita berharap Gubernur Aceh dan Wakilnya serta DPRA untuk bisa disebarkan siswa magang ke setiap blok-blok migas di Aceh seperti, PT Pertamina Hulu Energi, PT Perta Arun Gas, PT Medco Energi Internasional, PT Mifa Bersaudara, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Tringle Pase Energi, PT PLTU NAGAN, PT PJB dan sektor lainya seperti PDPA, BPMA,” pintanya (wol/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Banjir di Pidie, 1 Tewas & 2 Rumah Hanyut

Legislator: Serapan APBA 2015 Masih Rendah

Related posts
Your comment?
Leave a Reply