3:11 pm - Kamis November 24, 4095

Setelah 69 Tahun Merdeka, RI Miliki Pesawat Kepresidenan

472 Viewed Redaksi 0 respond
Ujicoba Pesawat Kepresidenan RI mendarat mulus di Biandara SIM, Aceh (foto: ist)

Kecanggihan Pesawat Kepresidenan RI (foto: merdeka.com)

Jakarta–Setelah merdeka 69 tahun, akhirnya Indonesia punya pesawat kepresidenan. Pesawat berjenis Boeing Business Jet 2 tiba di Base Ops, Lanud Halim Perdanakusuma , Jakarta, Kamis lalu.

Pesawat ini memang tak murah, harganya jika dikurs mencapai Rp 840 miliar. Sempat menuai polemik sebelum akhirnya dipesan ke Pabrikan Boeing di Amerika Serikat.

Mensesneg Sudi Silalahi menyebut keamananpesawat kepresidenan sudah teruji untuk digunakan dalam perjalanan kepala negara dan rombongan. Pesawat ini bahkan bisa menghindari peluru kendali.

“Kalau ada peluru kendali pun, sudah ada sensor dan (petunjuk) apa yang dilakukan pesawat kalau itu terjadi,” kata Sudi di Base Ops, Lanud Halim Perdanakusuma.

Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia menambahkan desain dari pesawat bisa diandalkan untuk perjalanan rombongan VVIP ke dalam dan luar negeri. “Desain ini sudah mengakomodir kepentingan dari perjalanan presiden dengan stafnya. Lalu berkaitan dengan keselamatan, jumlah, jaraknya berapa yang akan dicapai dengan aman,” jelas Putu.

Single content advertisement top

Pesawat Kepresidenan BJB memiliki kapasitas bahan bakar 39.539 liter. Mampu terbang hingga 10.334 kilometer, melintasi benua. Kecepatan maksimal 0,85 mach di ketinggian 41.000 kaki. “Kalau pesawat biasa tangkinya satu. Pesawat kepresidenan tangkinya enam,” kata Sesmensesneg Lambock V Nahattand beberapa waktu lalu.

Kelebihan lain dari pesawat ini, mampu terbang 10-12 jam. Mampu mendarat di bandara yang kecil, memiliki peralatan navigasi, komunikasi dan security sistem. Pesawat ini memiliki panjang 39,5 meter, rentang sayap 35,8 meter, tinggi ekor 12,5 meter, dan diameter 3,73 meter, dengan kapasitas maksimal 70 orang.

Ada ruangan untuk tidur jika presiden melakukan perjalanan jauh, lengkap dengan tempat tidur. Selain itu ruang rapat khusus dan kamar mandi dilengkapi shower. Sedang interior saja uang yang harus dikeluarkan mencapai 17 juta USD. Atau sekitar Rp 193 miliar.

“Hadirnya pesawat ini lebih efektif dan mengefisienkan penggunaan pesawat terbang. Dengan hadirnya pesawat kepresidenan ini ada penghematan yang kita hitung ada Rp 114 miliar per tahun di masa-masa yang akan datang,” tegas Mensekneg, Sudi.

Pesawat kepresidenan ini akan dioperasikan oleh Skadron Udara 17 TNI AU di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Sudah sejak tahun 1963, satuan khusus ini bertugas melayani penerbangan untuk presiden, wapres maupun para pejabat TNI.

Selama ini, skadron 17 diperkuat pesawat Boeing 737, pesawat Fokker 28, Hercules C-130, dan pesawat Helikopter Super Puma. Karena itu pula pesawat dicat biru muda. Desain pesawat ini dibuat oleh seorang perwira TNI AU. (mdk/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pengamat: Pencitraan ‘Dizhalimi’ Bisa Raih Simpati Rakyat

Tidak Boleh Ada Paksaan Memakai Atribut Natal

Related posts
Your comment?
Leave a Reply