4:52 pm - Jumat September 22, 2017

Rektor Palsu Terbitkan Ijazah Palsu di Ciduk Polisi

334 Viewed Redaksi 0 respond
MapolrestaMedanperlihatkansejumlah Ijazah palsu yang diterbitkan Rektor University of Sumatra (foto: kompas/tribunnews)

Medan–Marsaid Yushar (63) harus berurusan dengan hukum. Warga Jalan Mesjid Taufik, Perumahan Mekar Sari, Medan, digelandang ke Mapolresta Medan karena menerbitkan ijazah palsu dari kampus yang dipimpinnya.

Sejak 12 tahun University of Sumatra berdiri, Marsaid yang dikenal sebagai rektor universitas tersebut sudah mengeluarkan seribuan ijazah palsu dengan harga Rp 10 juta sampai Rp 40 juta. Ia digelandang berikut barang bukti, seperti mesin cetak dan puluhan ijazah palsu, yang ditemukan polisi di empat lokasi berbeda.

Penggerebekan yang dilakukan Unit Tipiter Satreskrim Mapolresta Medan bermula dari banyaknya informasi yang masuk terkait aktivitas kampus yang tak terdaftar di Kopertis Wilayah I NAD-Sumut. Polisi lalu menyamar dan berpura-pura hendak membeli ijazah S2 tanpa proses perkuliahan.

Single content advertisement top

Setelah disetujui pihak kampus, pelaku ditangkap saat berada di sebuah Gedung Nomor 179 Jalan Gatot Subroto, Medan. Barang bukti lain, yakni dokumen-dokumen, brosur perkuliahan, blangko ijazah S-1 dan S-2 yang masih kosong, ikut dibawa.

Setelah pengembangan, polisi menuju TKP kedua yang masih terletak di kawasan yang sama dan menemukan sejumlah barang bukti lain, di antaranya ijazah S-2, transkrip nilai palsu, dan uang transaksi pembelian ijazah sebesar Rp 15 juta.

Di TKP ketiga, polisi menyita blangko kosong ijazah S-1 dan S-2 sebanyak 1.000 lembar, brosur perkuliahan, skripsi, dan dokumen lain. TKP tersebut terletak di Jalan Satria Ujung Perumahan Mekar Sari Blok B Nomor 1 D Deli Tua adalah rumah pelaku.

Di TKP terakhir di Jalan Mahkamah, Medan, persis di sebuah percetakan, polisi menemukan film atau master ijazah, blangko, kartu mahasiswa, dan brosur. (tribun/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Doto Zaini Wajibkan Guru dan Siswa Membaca Al-Qur’an Sebelum Belajar

Ketua Forum PTNB: 5.000 Lebih Pegawai Tidak jelas Statusnya

Related posts
Your comment?
Leave a Reply