3:40 pm - Jumat Agustus 18, 2017

Rekapitulasi Suara Diprotes Bawaslu Aceh

731 Viewed Redaksi 0 respond

Zuraida Alwi (kiri) Anggota Bawaslu Aceh (image: acehterkini)

anda Aceh--Badan Pengawas Pemilu Provinsi Aceh memprotes rekapitulasi suara untuk satu tempat pemungutan suara di Kabupaten Aceh Timur.

Protes tersebut disampaikan dalam rapat pleno rekapitulasi suara Komisi Independen Pemilihan (KIP/KPU) Aceh di ruang sidang paripurna DPR Aceh di Banda Aceh, hari ini.

Single content advertisement top

“Kami memprotes karena ada kejanggalan formulir C1 atau hasil rekapitulasi suara di tingkat TPS. Kejanggalan ini ditemukan di Desa Peunaron, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur,” kata pimpinan Bawaslu Aceh Zuraida Alwi, seperti dilansir antaraaceh, Rabu, (23/4)

Menurut dia, kejanggalan ini terlihat dari tanda tangan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Ada lima KPPS yang menandatangani formulir C1, namun tidak satu pun sama.

“Nama KPPS sama, tetapi tanda tangannya berbeda antara satu lembaran dengan lembaran lain. Ini yang patut dicurigai. Jadi perlu klarifikasi dari KIP Aceh,” ungkap Zuraida Alwi.

Kejanggalan lainnya, sebut dia, daftar pemilih di TPS itu ada 312 orang. Semua pemilih di TPS itu ikut mencoblos. Dari hasil rekapitulasi suara, pemilih di TPS itu semuanya memilih satu caleg tertentu, DPD, DPR RI, DPR Aceh maupun DPRK Aceh Timur.

“Ini kan janggal. Sepertinya ada yang diubah dari formulir C1 ini. Masa suara hanya untuk seorang caleg tertentu. Inilah yang harus diklarifikasi,” ungkap Zuraida Alwi.

Pada kesempatan itu, Zuraida Alwi mengatakan, Bawaslu Aceh hanya mendapat fotokopi dari formulir C1 di TPS 1 Desa Peunaron, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Oleh karena itu, kata dia, Bawaslu  meminta KIP Aceh menampilkan formulir C1 yang asli agar bisa disamakan dengan fotokopi yang dimiliki Bawaslu Aceh.

“Dengan menyamakan ini, kita bisa tahu apakah ada perbedaan antara formulir C1 asli dengan fotokopi yang kami peroleh. Kalau memang ada perbedaan, maka rekapitulasi suara di TPS itu perlu dikoreksi,” kata Zuraida Alwi.

Sementara itu, Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi mengatakan, pihaknya tidak bisa menampilkan formulir C1 seperti yang diminta Bawaslu Aceh karena tidak memilikinya.

“Formulir C1 itu ada di kecamatan, bukan di KIP Aceh. Kami hanya menerima hasil rekapitulasi suara dari KIP Aceh Timur. Kalau memang ada keberatan sampaikan, nanti kami akan membuat catatan,” kata dia. (ant/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Uji Coba Pesawat Kepresidenan RI dari Aceh Sampai Papua

Hindari Tabrakan, Truk Buah Terbalik di Simpang Selat Malaka

Related posts
Your comment?
Leave a Reply