4:48 pm - Jumat September 22, 2017

Realitas Malam Nisfu Sya’ban di Bumi Serambi Mekkah

209 Viewed Redaksi 0 respond
Malam Nisfu Syaban [blogspot]

Lhokseumawe–Tradisi menyambut hari-hari besar Islam dalam masyarakat Aceh sungguh luar biasa. Termasuk dalam menyambut malam bara’ah –malam buru’at dalam istilah Aceh–red, yang tahun ini jatuh pada Sabtu (21/05/2016) malam.

Malam bara’ah merupakan malam ke 15 di bulan sya’ban, yaitu malam pergantian buku amalan manusia setahun sekali yang lebih kental dengan istilah malam Nisfu Sya’ban diberbagai belahan bumi, termasuk di nusantara.

Single content advertisement top

Di Negeri Serambi Mekkah, Aceh, malam nisfu sya’ban atau malam bara’ah  ini diperingati secara khidmat sejak jaman dahulu kala hingga saat ini.

Pantauan pikirreview.com di berbagai wilayah Aceh memberi gambaran akan kekentalan tradisi Islam dalam masyarakatnya. Para warga sudah sejak sore mempersiapkan kenduri bara’ah dengan menu nasi plus lauknya untuk dibawa ke surau, meunasah dan masjid-masjid.

Maka dari itu, masyarakat Aceh menyebutnya sebagai malam buru’at, yaitu malam yang penuh berkah, malam pergantian buku amal lama ke buku amalan yang baru.

Sehingga atas rasa syukur ini maka dilakukan kenduri kecil yang telah disiapkan untuk dimakan bersama fakir miskin dan anak yatim piatu setelah menunaikan shalat magrib berjamaah, sebelum menunaikan shalat sunnah nisfu sya’ban atau shalat tasbih 15 rakaat.

“Sudah tradisi kita masyarakat Aceh memperingati malam bara’ah, untuk menysukuri nikmat Allah yang tiada tara”, jelas seorang warga di Masjid Besar Bujang Salim, Kreung Geukueh, Minggu malam.

Dari Meulaboh, dilaporkan masyarakat sejak menjelang magrib sudah berbondong-bondong ke meunasah, mushalla dan juga masjid-masjid untuk dapat melaksanakan shalat sunnah berjamaah nisfu sya’ban.

“Pada umumnya warga datang ke meunasah atau masjid-masjid dengan membawa rantangan yang berisi lauk dan nasi, untuk mensyukuri rahmat Allah, memperingati malam bara’ah”, tegas seorang warga kepada kontributor pikirreview.com, di Meulaboh, Aceh Barat, semalam.

Pada masjid-masjid ibukota kabupaten dan provinsi, malam nisfu sya’ban, selain dilakukan shalat sunnah berjamaah juga diisi ceramah agama seputar amalan di bulan rajab, sya’ban dan sambut ramadhan. Sehingga warga tidak beranjak dari sajadah mendengarkan siraman rohani di malam yang penuh berkah itu.

Ditempat berbeda, peringatan serupa juga terlihat mempesona di Masjid Baiturrahman Banda Aceh. Suasana malam nisfu sya’ban di ibukota provinsi Aceh itu sangat khidmat.

Warga kota Banda Aceh sejak petang sudah memenuhi halaman Masjid Raya Baiturrahman untuk menyambut sekaligus melaksanakan shalat berjamaah bersama.

Ya, malam ini malam nisfu sya’ban, saya sudah sejak ashar di masjid ini, pingin sekali menikmati shalat nisfu sya’ban bersama di mesjid Baiturrahman ini”, jelas salah seorang warga yang berasal dari Aceh Timur, saat ditemui pikirreview.com, Sabtu Sore (21/05) kemarin. [liputan:akbar, restu, faizin]

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Gunung di Dunia Ini Bisa Ditemui di Surga

Tabligh Akbar Aksi Bela Islam & Konsolidasi Nasional di Medan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply