8:10 am - Sabtu November 18, 2017

Tak Pakai Sabuk Pengaman Tebus Tilang Rp 100 Ribu

350 Viewed Redaksi 0 respond

Sibreh, Aceh Besar—Sekira pukul 8.30 — 10.15 WIB sejumlah polisi lalu lintas Aceh Besar menggelar Razia Simpatik ‘kilat’ di beberapa titik di wilayah Aceh Besar, Kamis (18/7).

Saat pikirreview.com melintas dijalan nasional Medan-Banda Aceh persis di depan Polsek Sibreh, Kecamatan Suka Makmur Aceh Besar terhalang razia, setelah melewati beberapa polisi lalulintas,  namun pada jarak 5 meter ke depan di stop oleh salah seorang polantas.

Petugas polantas dengan tidak simpatik, mengatakan kok tidak pakai sabuk pengaman? Kemudian meminta SIM dan STNK pada wartawan pikirreview.com, setelah dilihat semua kelengkapan mengemudi lengkap, tidak langsung disuruh jalan, tapi polantas itu melanjutkan sandiwaranya, “bapak ditilang karena tidak memakai sabuk pengaman”, bentaknya. “Oh silahkan jika dianggap melanggar”, jawab wartawan pikirreview.

Tapi anehnya, banyak pengendera mobil lainnya, baik truk besar, sedang dan kecil maupun mobil penumpang; jenis L-300, Labi-Labi, Bus maupun mobil pribadi berbagai jenis, termasuk sepeda motor ada yang dijaring ada yang tidak dijaring, padahal banyak yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

Yang terjaring boleh jadi lagi ketiban sial saja, sedangkan yang lagi beruntung tidak terjaring razia simpatik yang dilakukan sekitar 2 jam.

Single content advertisement top

Setelah basa basi dengan petugas, karena urusan sangat mendadak, wartawan pikirreview menanyakan bagaimana cara jangan sampai mengambil STNK ke Jantho, kenapa harus ada tilang, karena nanti malam harus kembali ke Lhokseumawe.

Petugas spontan menjawab, harus ditebus surat tilangnya. Berapa rupiah? Seratus ribu saja.  Ketika wartawan pikirreview.com hendak mengambil photo kegiatan teken meneken surat tilang, bagi pengendera yang lagi sial, terlihat juga dibalik kertas tilang sudah disteples uang kertas Rp. 50.000,- dan Rp. 100.000,- .

Salah seorang polisi yang mirip warga Banglades (bengali), mengatakan, “jangan diamibil photo, seolah-olah kami kutip uang masyarakat”. Oh walah, lakon sandiwara, persis seperti dalam film India.

Setelah usai gelaran razia dadakan di Sibreh Aceh Besar, petugas yang sama juga gelar razia di kawasan Tanjung sekitar 100 meter memasuki pintu gerbang kota Banda Aceh, pukul 10.30 —12.15 WIB. (sna)

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Gempa 5.0 SR Kembali Guncang Aceh

KOMPAK Salurkan Bantuan Kemanusiaan Gempa Gayo

Related posts
Your comment?
Leave a Reply