9:02 am - Rabu November 22, 2017

PM Australia Tidak Akan Pernah Berhenti Sadap Indonesia

276 Viewed Redaksi 0 respond

Camberra–Meski Menteri Luar Negeri Australia Julie Isabel Bishop telah menyampaikan penyesalan dan pemerintahnya tidak akan lagi menyadap Indonesia namun Perdana Menteri Tony Abbott justru mengatakan sebaliknya.

Abbott menyatakan dia tidak akan mengambil risiko apa pun untuk tidak lagi menyadap Indonesia. Dia tidak setuju menghentikan penyadapan terhadap Indonesia di masa mendatang.

Single content advertisement top

Ketika ditanya wartawan dua hari lalu apakah Australia setuju untuk menghentikan penyadapan terhadap Indonesia, Abbott menjawab, “Tidak. Dan mereka (Indonesia) juga belum setuju untuk berhenti menyadap Australia,” kata dia di stasiun radio Fairfax, seperti dikutip merdeka.com dari surat kabar Sydeny Morning Herald, (6/11).

Kamis lalu Menteri Luar Negeri Julie Bishop sudah menyatakan penyesalannya atas kasus penyadapan intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa pejabat lain.

“Kami menyesali atas apa yang telah terjadi pada masyarakat Indonesia,” ujarnya singkat dalam jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Kantor Kemenlu.

Marty menegaskan, Abbott sendiri telah menyatakan penyesalan. “Perdana Menteri Australia menyampaikan (lewat Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop) bahwa mereka tidak akan melakukan apapun yang merugikan dan mengganggu Indonesia,” ujar Marty Natalegawa sesaat setelah bertemu Julie Bishop, di Kemenlu, Kamis (5/12).

Ini merupakan langkah awal dari beberapa tahapan yang telah di instruksikan oleh Presiden SBY sebelumnya.

“Ini adalah langkah pertama dari enam tahap yang diinstruksikan presiden. Saya lebih senang menyebut time frame (enam tahap rekonsiliasi),” jelas Marty.

Secara pribadi Marty mengecam tindakan Australia yang merugikan negara sahabat.

Ia menilai, aksi penyadapan yang dilakukan Australia terekam dalam dokumen yang dirilis Edward Snowden, mantan agen Amerika merupakan tindakan yang menciderai sebuah hubungan komunikasi antar negara.

“Tindakan tersebut merugikan dan mencederai kerjasama antar negara,” tegasnya. (smh/mdk)

Editor: Muhajir

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Para Tokoh Dunia Beri Penghormatan Pada Mandela

KBRI Amankan WNI Korban Perkosaan Polisi Malaysia

Related posts
Your comment?
Leave a Reply