12:49 pm - Senin November 20, 2017

Penelusuran Google Ungkap Tren Cuaca & Penyakit Mental

300 Viewed Redaksi 0 respond

Penelusuran google telah memberi perhatian menarik bagi para peneliti kesehatan dewasa ini, terutama dampak psikologis yang ditimbulkan. Tim peneliti yang dipimpin oleh John Ayers dari University of Southern California berusaha menjawab pertanyaan hubungan antara kondisi cuaca dan gangguan ranah psikis pengguna internet (google searches).

Dalam studi itu para peneliti dari University of Southen California mengumpulkan semua data penelusuran google dari 2006 hingga 2010, mereka belajar mencari istilah-istilah seperti “skizofrenia” “attention deficit/hyperactivity disorder (ADHD),” “bulimia” dan “bipolar” di Amerika Serikat dan Australia.

Single content advertisement top

Alasan pengambilan sampel di AS dan Australia, karena kondisi perubahan cuaca berbeda di kedua negara tersebut sehingga ditemukan pola kontradiksi pada kedua negara dalam kurun waktu pertahun, dan hal ini diperkirakan terjadi beragam peningkatan prevalensi gangguan.

“Semua pertanyaan kesehatan mental mengikuti pola musiman dengan puncak musim dingin dan musim panas palung,” tulis para peneliti dalam studi mereka, yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine. Tim peneliti menemukan bahwa kebutuhan akan kesehatan mental secara umum meningkat hingga 14% pada musim dingin di AS dan 11% dalam musim dingin Australia.

 Seberapa besar terjadi gangguan dalam cuaca berbeda, juga serupa pada kedua negara. Di kedua negara, misalnya, pencarian tentang gangguan makan (termasuk anoreksia dan bulimia) dan skizofrenia melonjak selama musim dingin, gangguan makan pada orang-orang di Amerika Serikat sebesar 37% dan orang Australia sebesar 42% selama cuaca dingin.

Pencarian google berhubungan dengan kesehatan mental di musim panas, pada gangguan skizofrenia, 37% sering terjadi di musim dingin Amerika dan 36% lebih sering selama musim dingin Australia. Jawaban pertanyaan berkaitan dengan ADHD juga berkolerasi dengan musiman; di AS pencarian informasi pada musim dingin mencapai 31%, dan sekitar 28% di Australia dibandingkan pada musim panas.

Pencarian untuk informasi depresi dan gangguan bipolar, yang merupakan penyakit mental secara umum berlangsung selama musim dingin. Pencarian musim dingin mencapai 19% lebih di AS dan 22% lebih di Australia.

Untuk bipolar, pencarian di Amerika mencapai 16%, dan 18% lebih terjadi selama musim dingin Australia. Gangguan yang kerap terjadi akibat perubahan musim di kedua negara adalah kecemasan, yakni 7% di AS dan 15% di Australia antara musim panas dan musim dingin.

 Karenanya dengan memahami bagaimana prevalensi perubahan penyakit mental pada keadaan musim bisa mengakibatkan tindakan pencegahan lebih efektif bahwa orang-orang waspada terhadap gejala dan membimbing mereka ke arah pengobatan yang bisa membantu, kata para ahli. []

Sumber: www.time.com

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Madrid Lolos Ke Semifinal

Related posts
Your comment?
Leave a Reply