7:38 am - Selasa November 21, 2017

Pelihara Sakit Hati, Justru Menyiksa Diri Sendiri

450 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (dwisusilo/wp)

Jakarta –Mengikhlaskan perasaan sakit yang berlarut-larut memang tidak mudah, tetapi memelihara rasa sakit itu sendiri justru tidak sehat.

Apalagi jika kita terus menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi pada hidup kita. Pada akhirnya, kita hanya akan terus merasa benci dan tidak bisa memaafkan diri sendiri maupun orang lain atas hidup kita yang buruk.

Psikolog Holly Brown, seperti melansir dari psychcentral yang dikutip inilah.com, mengungkapkan bahwa menyalahkan orang lain justru menjadi bumerang bagi kehidupan kita sendiri.

“Masalahnya adalah, dengan menyalahkan orang lain justru seringkali membuat Anda merasa makin tidak berdaya. Misalnya, Anda menyalahkan orang (atasan Anda, pasangan Anda, orangtua Anda, anak Anda), dan mereka mengatakan, ‘Tidak, aku tidak begitu’ atau lebih buruk, ‘Memangnya kenapa kalau aku melakukan itu?’. Hasilnya, Anda akan berakhir dengan semua kemarahan dan luka yang tidak ada resolusinya,” urainya.

Single content advertisement top

Perasaan sakit hati menurutnya adalah wajar, tetapi terus memelihara sakit hati itu adalah kebiasaan buruk. Seiring berjalannya waktu, Anda justru akan merasa lebih sakit.

Orang-orang yang berpegang pada masa lalu yang pahit sering menghidupkan kembali rasa sakit berulang dalam pikiran mereka. Kadang-kadang seseorang bahkan ‘terjebak’ dalam rasa sakit ini, dan terus menyalahkan diri. (inilah/pr)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Hindari Makanan Ini, Jika Tak Ingin Cepat Tua

Orang Jenius dan Gangguan Kejiwaan Tidak Jauh Beda, Benarkah?

Related posts
Your comment?
Leave a Reply