8:11 am - Sabtu November 18, 2017

Pakar: Urus Indonesia Butuh 1.300 Orang Baik

282 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Negara kita salah urus karena diurus oleh orang brengsek. Indonesia bukan negara miskin atau terbelakang.

Hal tersebut disampaikan pakar psikologi politik, Hamdi Muluk, saat menjadi pembicara di Seminar Konvensi Suara Iluni ‘Di balik Pilpres 2014’ di Aula FK UI Salemba, Jakarta.

Single content advertisement top

“Apa yang salah dengan republik ini? Sumber daya alam banyak, kekayaan punya. Ini salah urus. Dua kemungkinannya. Pertama kita tidak punya sistem yang baik untuk mengurus itu atau memang pengurusnya brengsek,” ujar Hamdi, yang dilansir tribunnews, Sabtu (18/1/2014).

Menurut Hamdi, Indonesia hanya perlu sekitar 1300 orang baik sebagai pengurus untuk mengurusi urusan publik atau urusan rakyat.

1300 orang tersebut adalah pejabat-pejabat pubik mulai yang menduduki posiis penting di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif dari tingkat pusat hingga daerah.

“Kalau pakai ilmu psikologi, itu perlu direkrut. Gampang-gampangnya ada rekruter. Saa bilang kok repot banget urus republik ini? Masalahnya pemain paling dominan (rekruter) adalah partai politik. That’s democracy,” kata Hamdi.

Faktanya, lanjut Hamdi, partai politik gagal merekrut orang-orang baik. Pejabat-pejabat publik seperti ketua lembaga negara, gubernur, bupati, walikota, anggota DPR, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena masalah korupsi.

Menurut Hamdi, sebenarnya tidak sulit mencari orang-orang baik untuk menduduki jabatan publik. Hamdi mencontohkan jika saja dari 250 juta rakyat Indonesia 50 juta diantaranya orang baik, berarti partai politik hanya perlu mencari 1.300 orang dari 50 juta.

Namun, kata dia, partai politik tak kunjung melakukannya. Salah satunya adalah dengan merekrut caleg yang tidak berkualitas semacam Angel Lelga dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Padahal DPR memiliki tugas dan wewenang besar dalam mengurus negara semacam anggaran, undang-undang, dan lain sebagainya.

“Kita tidak kunjung menemukan orang-orang terbaik, pengurus terbaik yang mengurus urusan publik kita,” tukas guru besar Universitas Indonesia itu. (tbn/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Media Online Ciptakan Ruang Baru Bagi Demokrasi

Wah…Ada 6.550 Juta Pengawas Parpol Dibiayai Negara

Related posts
Your comment?
Leave a Reply