6:40 pm - Selasa November 21, 2017

Pakar: Persaingan Industri Telekomunikasi Kian Tidak Sehat

339 Viewed Redaksi 0 respond
Persaingan Telekomunikasi Kian Tak Sehat

Ilustrasi Industri Telekomunikasi (image: blogspot)

Jakarta–Konsolidasi dan merger antar operator telekomunikasi adalah sebuah tuntutan yang harus segera terwujud. Apalagi dengan pesatnya pertumbuhan industri telekomunikasi. Ahli telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Agung Harsoyo menyatakan persaingan di industri telekomunikasi kian tidak sehat. Untuk itu, terobosan positif dengan rencana mergernya PT XL Axiata Tbk (XL) dan PT Axis Telekom Indonesia (Axis).

Kebijakan low price dari operator menjadi salah satu alasan menurunnya kualitas layanan (quality of services) bagi konsumen. Bahkan, kualitas layanan makin menurun, seperti sering terjadinya drop call, unsuccesfull call ratio yang tinggi, hingga kualitas ketersambungan yang buruk.

“Kondisi ini jelas tidak sehat bagi industri dan konsumen. Makin lama proses merger terjadi, maka kondisi operator-operator akan makin mengkhawatirkan. Ini akan berujung pada makin rendahnya kualitas layanan, sehingga konsumen justru akan rugi besar,” kata Agung di Jakarta, seperti dilansir antara, Selasa lalu.

Agung menyatakan, merger dua operator telekomunikasi, tidakharus mengembalikan frekuensi. Ini seperti mengacu pada pasal 25 Ayat 2 PP Nomor 53 Tahun 2000. Ayat tersebut menyatakan bahwa lzin stasiun radio tidak dapat dialihkan kepada pihak lain kecuali ada persetujuan dari menteri.

Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Alex J. Sinaga mengatakan, hal yang dilakukan XL mengakuisisi Axis sesuatu yang alami. “Idealnya operator di Indonesia itu jumlahnya lima. Kalau masalah untuk bersaing, ruangnya masih besar. Tahun depan kita optimistis industri seluler nasional tumbuh 7-8 persen. Tahun ini tumbuhnya 8 persen,” tandas Alex (ant/pr)

Single content advertisement top

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Sebaiknya Dana Otsus Tidak Terpaku Pembangunan Fisik

Kepala Bappeda: Dana Otsus Ditransfer Bulan April

Related posts
Your comment?
Leave a Reply