11:39 am - Selasa November 21, 2017

Mustahil Syariat Islam Berjalan Tanpa Didukung Penguasa

289 Viewed Redaksi 0 respond
single-thumb.jpg
Ustadz Felix: Mustahil Syariat Islam Berjalan Tanpa Dikung Penguasa

Ustadz Felix Siauw (iamge: huluhilirhalal.com)

Banda Aceh–Penceramah kondang dari Jakarta, Ustadz Felix Siauw mengatakan, mustahil Syariat Islam di Aceh berjalan sesuai harapan tanpa didukung penguasa dalam hal ini pemerintah Aceh dan pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Ustadz Felix Siauw saat memberi materi Seminar Inspiratif bertema “Konsistensi Syariat Islam di Aceh pada Era Globalisasi” yang diselenggarakan BEM FISIP Unsyiah, Sabtu di Gedung Amel Convention Hall, Banda Aceh.

“Tanpa hukum formalitas, misalnya ketika seorang dicambuk, tentu ia akan menyalahi UU Negara lainnya,” katanya, yang dilansir antara, Sabtu (25/01)

Menurut Ustadz Felix, selain didukung pemerintah, individu masyakat Aceh juga perlu meyakinkan orang lain untuk bersatu, bahu-membahu menegakkan agama Islam. Jangan sampai Syariat Islam dikacaukan orang lain dengan jalan diadu domba sesama Islam.

Single content advertisement top

“Kita harus tahu, siapa lawan dan siapa kawan, kalau kita sudah mampu mengenalinya, tentu kita tidak akan terpecahkan, tidak ada lagi perdebatan mazhab,”ungkap Ustadz yang juga sering berdakwah lewat twitter di media sosial.

Acara yang dihadiri lebih dari seribu peserta tersebut, Ustadz Felix mampu membuat para peserta seminar terhipnotis dengan kata-kata motivasinya.

Apalagi dengan semangat sejarah kebangkitan Islam saat penaklukan Konstatinopel oleh Muhammad Al-Fatih, Turki. Untuk itu Ustadz Felix  mengajak peserta perempuan melahirkan Al-Fatih baru di era globalisasi.

Ketua Panitia Seminar Inspiratif, Rahmad Hidayat kepada Antara mengatakan, tujuan menyelenggarakan acara tersebut sebagai bentuk membantu pemerintah dan mensosialisasi pentingnya Syariat Islam di Aceh.

“Kita lihat kontribusi pemerintah masih kurang, maka dengan adanya acara seperti ini semoga dapat meringankan beban pemerintah dalam menyadarkan masyarakat,” ujarnya.

Acara yang dibuka langsung Rektor Unsyiah, Syamsul Rijal. Dalam sambutannya ia mengapresiasi atas terlaksananya acara tersebut. Pasanya dengan label Aceh sebagai Serambi Mekkah perlu sering dibuat acara semacam itu.

“Di Unsyiah sendiri sebagai kampus jantong hate rakyat Aceh juga harus mampu menjadikan sebagai pusat perubahan peradaban Aceh,”tutup Syamsul Rijal. (ant/pr)

Editor: Muhajir

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Muballigh Aceh Deklarasi ‘Ittihadul Muballighin’

Din Syamsuddin Jadi Ketum MUI Pusat

Related posts
Your comment?
Leave a Reply