7:43 am - Jumat September 22, 2017

Menakjubkan Kolaborasi Liong Naga-Rapa’i Geleng di Piasan Seni Aceh

404 Viewed Redaksi 0 respond
Aksi Kolaborasi Liong Naga dan Rapa'i Geleng di Festival Piasan Seni Aceh 2014 (foto: ajnn.net)

Aksi Liong Naga dan Rapa’i Geleng di Piasan Seni Aceh, Jumat malam (29/08) [foto: merdeka.com]

Banda Aceh–Ribuan pengunjung dibuat terpukau dengan penampilan Liong Naga berkolaborasi dengan Rapa’I Geleng yang merupakan tari tradisional Aceh pada acara pembukaan Piasan Seni 2014 Banda Aceh yang bertajuk ‘Satu Ekspresi dalam Keberagaman’.

Penampilan ini menjadi pertama di Aceh berkolaborasi dengan seni tari asal Tiongkok yang ditampilkan oleh komunitas Golden Dragon Hakka Aceh di Taman Sari, Banda Aceh, seperti dilansir merdeka.com, Jumat malam (29/8).

Masyarakat yang memadati lokasi Piasan Seni terlihat antusias saat Liong Naga yang berwarna kuning emas bercampur merah tersebut meliuk-liuk di depan panggung utama. Tidak hanya itu, tepuk tangan juga ikut memeriahkan penampilan Liong Naga yang dibawakan oleh anggota Rider 112 bersama anggota Golden Dragon tersebut.

Semakin riuh tepuk tangan pengunjung saat para penabuh Rapa’i Geleing juga ikut memasuki lapangan bersamaan dengan liuk badan naga tersebut.

Terlihat beberapa pengunjung ikut mengabadikan atraksi tersebut saat para penabuh rapai dari sanggar Raja Timoh ikut membawakan tarian Aceh seperti Seudati dan Ratoh Jaroe yang berkolaborasi dengan atraksi dari Liong Naga sendiri.

Single content advertisement top

Komandan Yon Raider Mayor Inf Wiji Kurnia Suliswaryadi, saat ditemui usai acara mengatakan ada 13 orang anggota TNI yang terlibat langsung dalam atraksi tersebut baik yang memegang naga maupun yang memainkan alat musiknya. Dia mengatakan keterlibatan anggotanya dalam atraksi ini untuk menunjukkan bahwa TNI dapat mengayomi semua lapisan masyarakat tanpa pandang bulu.

“Untuk menyamakan persepsi bahwa tidak ada etnik yang kita spesialisasikan, karena kita mengayomi semua masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan HAKKA Aceh, Kho Khie Siong atau yang sering disapa Aky mengatakan penampilan kolaborasi ini sudah sering ditampilkan oleh komunitasnya.

Dia mengatakan tidak terlalu susah untuk memadukan musik barongsai dengan tabuhan rapai khas Aceh. “Pada dasarnya rapai dan musik barongsai punya nada yang sama, jadi tidak susah dipadukan,” ujar Aky.

Menurutnya, penampilan Liong Naga yang dipadukan dengan tari Aceh ini sudah semakin bagus. Hal tersebut juga karena para penari dan pemusik sudah sering berlatih untuk bisa menampilkan kolaborasi yang baik. Dia juga akan terus berupaya agar bisa terus mengolaborasikan Liong Naga dengan tarian-tarian Aceh lainnya. (mdk/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Hujan

Kurindu Pelukan Ibu

Related posts
Your comment?
Leave a Reply