11:20 am - Jumat September 22, 2017

Memalukan, Anggota Fraksi PPP Pukul Wakil Ketua Komisi VII DPR

389 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (mangoci4lawang/wp)

Jakarta–Wakil Ketua Komisi VII DPR Mulyadi melaporkan anggotanya dari Fraksi PPP Mustofa Assegaf ke polisi menyusul insiden baku pukul yang terjadi saat rapat bersama Menteri ESDM Sudirman Said, Rabu(8/4/2015) kemarin.

“Saya sudah divisum, dan juga lapor pimpinan fraksi. Saya juga akan melaporkan ke dewan kehormatan DPR. Karena ini sudah pidana murnni. Bahkan pimpinan PPP juga sudah minta maaf,” ujar Mulyadi dalam pernyataannya seperti yang dilansir Tribunnews, Kamis(9/4/2015).

Single content advertisement top

Mulyadi mengatakan insiden pemukulan terhadap dirinya tersebut berawal saat ia menegur Mustofa agar tidak terlalu lama menggunakan hak berbicara.

“Saya selalu mengingatkan agar Mustofa untuk tidak menggunakan hak bicara terlalu lama. Karena Mustofa sudah lebih dari 15 menit. Untuk mempercepat, dan juga sesuai ketentuan tatib hanya 3 menit. Tentunya agar semua anggota dapat giliran bertanya,” katanya.

Namun lanjut Mulyadi, Mustofa justru tidak memperhatikan batas waktu yang sudah diberikan itu.

Tidak terima atas teguran tersebut terjadilah aksi saling debat. Setelah cekcok antara keduanya reda.

“Saat di kamar mandi terjadi kembali cekcok mulut. Saya mengingatkan kembali apa yang dilakukannya itu melanggar tata tertib karena bicara lebih dari waktu yang ditentukan. Tapi tiba-tiba Mustofa memukul,” ujar Mulyadi.

Menurut Mulyadi saat itu Mustofa sempat marah-marah sambil menujuk ke mukanya. Namun dengan tenang Mulyadi tetap mengingatkan bahwa pimpinan punya kewenangan mengatur rapat sesuai tatib.

“Saya sempat izin untuk ke toilet, tapi tiba-tiba ketemu dengan Mustofa dan kembali cekcok. Saat itu sebagai pimpinan rapat hanya sekedar mengingat saja kepada Mustofa apa yang dilakukan anggota saat bertanya harus sesuai dengan tatib. Tapi tiba-tiba Mustofa memukul,” kata Mulyadi. (tribun/pr)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pakar: Perpres Jokowi Keluar, Indonesia Negara Otoriter

Anggota Komisi I DPRA: Jakarta Berhentilah Mencurigai Aceh

Related posts
Your comment?
Leave a Reply