12:28 pm - Rabu November 22, 2017

Media Sekuler Buta-Tuli, Ketika Ulama dan Umat Islam Diteror

122 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Teror terhadap Umat Islam kembali lagi terjadi.

Dilansir posmetro.info, kemarin. Teror tersebut berupa pembakaran mobil berisi jerry can berisi BBM, pada lokasi yang sangat berdekatan dengan Tabligh Akbar Isra Miraj yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di Sekretariat DPD FPI DKI Jakarta, di daerah Cawang Kompor, dinihari Ahad 16 April 2017, sekitar pukul 00.00 WIB.

Anehnya, seluruh media sekuler yang notabene arus utama, baik cetak maupun online, seperti Kompas, detikcom, Tempo, dan lainnya memilih buta dan tuli tidak memberitakan kabar teror ini. Hanya aktual.com yang mengabarkan peristiwa ini pada pukul 09.00.

Apakah yang terjadi?

Single content advertisement top

Media besar nasional bisa begitu bergegas membuat berita bohong mengenai Djarot yang salat Jumat di Masjid Al Atiq, Tebet, namun terasa buta, tuli, tercekat, kelu dan kaku ketika ada berita besar yang membahayakan nyawa ribuan umat muslim DKI.

Media besar yang begitu rajin menggoreng detik ke detik kebohongan tanpa mengklarifikasi kepada pihak terkait, kini membisu dan buta ketika umat Islam menjadi korban teror ledakan mobil.

Apakah teror itu hanya bisa dimaknai, digoreng dan diputarbalik ketika korbannya bukan warga muslim?

Teror ini nyata dan polisi harus berhasil mengungkap dengan cepat, secepat saat salah menangkap para terduga makar dan menahan para pembela Islam.

Bungkam dan butanya media mainstream atas teror terhadap umat muslim pun memicu tanggapan netizen di sosmed.

Ayo media… Umat Islam menanti suaramu!.[ps/pr]

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Tabligh Akbar Aksi Bela Islam & Konsolidasi Nasional di Medan

Panglima TNI Himbau Prajuritnya Mencontoh Akhlak Rasulullah SAW

Related posts
Your comment?
Leave a Reply