3:11 pm - Kamis November 22, 7235

Media Massa dihimbau Tidak jadi Corong Parpol

339 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Ketua Perludem Didik Supriyanto mengimbau agar media massa tidak provokatif dalam membuat pemberitaan sebuah partai politik. Sehingga, tidak ada kepentingan dari parpol meskipun diketahui banyak petinggi parpol yang memiliki media massa.

“Saya pesan kepada media agar tidak provokatif terhadap kepentingan parpol tertentu. Walaupun saya tahu, pemilik parpol itu juga pemilik media,” ujar Didik dalam diskusi Warung Daun Cikini Jakarta, Sabtu (26/10).

Mengenai penyiaran sebuah iklan atau acara partai politik, Didik mengaku selama ini yang disudutkan adalah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Padahal, Komisi I DPR yang membidangi penyiaran tidak pernah angkat suara.

“Soal penyiaran iklan parpol, selama Komisi I DPR tidak pernah bersuara, tetapi malah KPI terus yang disalahkan. Dimana para anggota Komisi I,” ungkap Didik.

Single content advertisement top

Tak hanya itu, Pemilu masih sering diidentikkan dengan pesta demokrasi, padahal makna dari pesta sering digunakan saat Orde Baru. Sebab, pesta demokrasi dalam Orba dipakai sebagai pesta penguasa.

“Pemilu itu bukan pesta demokrasi. Kata pesta itu identik dengan Orba, karena memang pesta itu merupakan pestanya penguasa di zaman Orde Baru,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Hanura yang juga anggota DPR, Saleh Husein mengaku kalau Hanura hanya mendapatkan satu kursi di Komisi I. Sedangkan, keputusan berdasarkan suara terbanyak.

“Hanura itu hanya satu anggota di Komisi I, siapa jumlah anggota terbanyak tentunya mereka memberikan suara yang terbanyak,” kata Saleh. (merdeka.com)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

KSAD: Intelijen Media Lebih Bagus Dari AD

KPPOD: Penambahan Daerah Otonomi Baru Tidak Realistis

Related posts
Your comment?
Leave a Reply