3:11 pm - Kamis November 24, 0489

Mawar Hitam Untuk Elsa (1)

256 Viewed Redaksi 0 respond

Oleh: Dina Mahlia

Single content advertisement top

SEDIKIT ku urai cerita gadis muda berambut panjang dan berparas sederhana. Gadis biasa yang datang dari desa untuk melanjutkan pendidikan pada suatu Universitas Negeri di kota Lhokseumawe.

Dua puluh tiga tahun yang lalu ia terlahir sebagai anak pertama dari keluarga kecil di perbtasan Aceh Utara bagian barat, tepatnya adalah desa Gunci dimana Elsa yang merupakan buah cinta dari pernikahan dua sejoli dari Abdullah dan Rohamah yang berpropesi sebagai seorang ibu rumah tangga dan sang Bapaknya sebagai Wiraswasta.

Dari hasil pernikahan halal tersebut maka lahirlah wanita sederhana yang diberi nama “Elsa Almeira”, ia merupakan satu–satunya anak perempuan dalam keluarga, sejak kecil ia tergolong manja dan hampir semua keinginan dimasa kecilnya dituruti sehingga besarnya ia tumbuh sebagai gadis manja juga keras kepala untuk ngotot pada kemauannya sendiri.

Seiring nafas kehidupan, ia malah dituntut untuk mandiri seketika ia beranjak menjadi Gadis perantauan, di sinilah ia banyak mengalah ketika adik- adik nya sudah tumbuh besar, banyak pengorbanan yang ia lakukan sehingga membuat ia menjadi Mandiri atau di istilahkan “Everything do  by mysef”.

Walaupun demikian gadis itu masih saja memiliki watak yang keras dan ego masih menjadi karakternya saat emosi sudah memuncak tak terkontrol, tapi semua masih dalam pihak wajar – wajar saja pikirnya, sejauh mana semua tidak menyakiti orang lain, begitulah yang ada dibenaknya.

Gadis berkulit sawo matang ini begitu menyukai Pelajaran Bahasa Inggris dari mulai ia Sekolah Dasar dan sampai ia melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi dan mengambil jurusan Bahasa inggris pula.

Lhokseumawe sebagai kota kedua terbesar di Aceh yang menurutnya terkesan indah dengan tepi pantai dan tidak jauh juga dari perbukitan yang tak kalah indah dengan belahan Indonesia lainnya.

Bukan hanya pemandangan nya saja yang indah, akan tetapi perusahaan gas dan pupuk raksasa yang berskala Internasional pun menjadi lirikan bangsa luar karena explorasi Gas alam nya walaupun saat ini hanyalah tinggal kenangan saja.

Namun perusahaan yang sudah berdiri lama manjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat nya, kota kedua yang mayoritasnya pegawai negeri itu sudah lama terkenal dengan Mall Cunda Plazanya yang kemudian tutup dengan sebuah alasan tertentu saat aku masih kecil dulu, sampai aku beranjak remaja.

Dari sinilah kisah dibuka, segelintir kisah negeri Serambi Makkah. Hidup selalu dihadapkan pada pilihan; ada tawa dan air mata, ada sepenggal cerita kehidupan yang kadang sulit diterka oleh akal sehat manusia.

Begitupun rona-rona kehidupan Elsa Almeira, yang temannya menyapa “Elsa”. Gadis dengan senyuman dan selalu ada candaan buat teman – teman nya saat suasana mulai penat, ia selalu tampil dengan lelucon – leluconnya yang jenaka dan kian kerap mengundang gelak tawa.

Gadis manis ini memang beruntung dalam karir, namun masih saja ada yang kurang bagi seorang gadis yang sedang tumbuh dewasa. Elsa belum menemukan tambatan hatinya seperti teman-temannya yang lain.

Enam bulan menyelesaikan tugas ahir perkuliahan, terpaksa menganggur tiga bulan dulu sampai menunggu panggilan kerja, beban hidup yang terus menuntut nya untuk cepat cepat mendapatkan pekerjaan yang layak pula.

Terasa bak batu menghantam di pundaknya, seakan terlintas difikirannya untuk sedikit mengurangi beban pikiran dengan bersandar pada orangtua, namun sayangnya dia pun gadis perantauan yang sudah lama jauh dari orang tuanya.

Tiada perusahaan, kantor maupun yayasan yang kosong dengan blanko lamaran kerjanya, sampai dia benar benar merasakan downcast yang luar biasa, menganggur “kerjanya cuman masak, makan, shalat and tidur” itulah yang menjadi habitualnya saat itu.

Sampai pada bulan juli dia dipanggil kerja pada sebuah yayasan pendidikan kecil dan Alhamdulillah seakan semuanya baru dimulai………….

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Senyuman Dalam Tangisan

prev-next.jpg

Mawar Hitam Untuk Elsa (2)

Related posts
Your comment?
Leave a Reply