3:11 pm - Jumat November 22, 0982

Massa Pendukung Wali Nanggroe Tertahan di Masjid Raya Baiturrahman

284 Viewed Redaksi 0 respond

Banda Aceh–Sejak pukul 11.00 WIB malam , Minggu (15/12) hingga pukul 05.15 WIB pagi (Senin, 16/12) massa dari berbagai daerah di Aceh sudah berdatangan untuk melihat acara pengukuhan Malek Mahmud Al Haytar sebagai Wali Nanggroe oleh DPRA.

Pantauan pikirreview.com, massa yang datang dari berbagai daerah itu memadati jalur Barat-Utara-Timur hingga pukul 04.00 WIB pagi, Senin (16/12) dengan berbagai jenis kendaraan, roda dua, roda empat dan bahkan truk-truk ukuran sedang dan besar.

Hingga subuh dan pagi hari, rombongan massa pendukung Wali Nanggroe, yang umumnya dari Partai Aceh itu sudah berkumpul di halaman masjid Raya Banda Aceh melepas kelelahan dari perjalanan jauh mereka.

Dilaoprkan, untuk mengamankan acara pelantikan Wali Nanggroe itu, Polda Aceh menurunkan lebih seribu personel, yang dibantu oleh 250 prajurit TNI. Pengukuhan Wali Nanggroe tersebut untuk menjalankan amanat UUPA Nomor 11 Tahun 2006.

Single content advertisement top

Massa dari berbagai daerah itu tertahan di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, karena tidak dibenarkan berkonvoi ke halaman kantor DPRA yang terletak di Jalan Teungku Daud Beuereueh.

Aparat keamanan sudah menutup jalan utama perhelatan tersebut mulai dari simpang lima  hingga perapatan Jambo Tape Banda Aceh sejak pukul 07.30 WIB pagi, Senin (16/12). Massa yang tidak bisa melihat acara pengukuhan Wali Nanggroe merasa kesal dan tidak dapat berbuat apa-apa.

Salah seorang massa dari Aceh Timur, Rusdi (30), mengatakan, “Duh sia-sia aja aku datang ke Banda Aceh, karena tidak bisa melihat Wali dilantik DPR Aceh, ” ujarnya kepada pikirreview.com di halaman masjid Baiturrahman Banda Aceh. (muh).

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pemkab Aceh Tenggara Bantu Korban Erupsi Sinabung

Usai Pengukuhan Wali Nanggroe Diwarnai Tembakan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply