3:11 pm - Minggu November 24, 2650

Mahasiswa Aceh Timur Desak Pemkab Tidak Jual Aset Daerah

343 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (acehbaru.besaba)

Banda Aceh—Para mahasiswa, pemuda dan pelajar Aceh Timur, berharap agar seluruh aset daerah milik Pemkab Aceh Timur di Langsa yang terbengkalai akibat peralihan fungsi tidak dijual.

Hal itu mengemuka dalam acara temu Alumni dan pelaksanaan Musyawarah Besar ke-3 Forum Silaturrahmi Mahasiswa dan Pemuda Aceh Timur (Forsimpati) yang berlangsung, Sabtu (13/9) lalu di Mushalla Almudarris FKIP USK, Banda Aceh.

Single content advertisement top

Dalam sesi pemilihan ketua umum baru yang berlangsung alot, yang diketuai pimpinan sidang Mubes ke-3 Forsimpati oleh Tgk Azhar, setelah sebelumnya membahas AD/ART, laporan Penanggung Jawaban pengurus periode 2012-2014 dan ditutup dengan acara puncak pemilihan Ketua Umum baru Forsimpati.

Dalam Mubes tersebut, juga dimusyawarahkan persoalan pengelolaan aset-aset milik masyarakat Aceh Timur di Langsa.

Hasil Mubes ke-3 ini memutuskan Tgk Rahmat Hidayat S.PdI sebagai Ketua Umum Forsimpati yang baru untuk periode 2014-2015. Rahmat Hidayat, sebelumnya adalah Sekretaris Umum domisioner yang periode lalu.

Menurut Forsimpati, aset-aset tersebut yang berupa kantor-kantor bekas milik Pemda Aceh Timur yang sudah terbengkalai tidak digunakan lagi agar tidak dijual, karena dapat digunakan oleh putra-putri Aceh Timur yang sedang menimba ilmu di Kota Langsa dan sekitarnya.

Karena itu, Forsimpati merekomendasikan Pemkab Aceh Timur agar pengalihfungsian aset-aset yang sudah ditinggalkan itu untuk dijadikan Asrama mahasiswa/i Aceh Timur yang sedang menempuh studinya di Langsa dan sekitarnya.

“Bagusnya aset-aset tersebut tidak dijual begitu saja kepada Pemko Langsa, mengingat masih bisa dipakai. Salah satunya sebagai sekretariat sekaligus asrama mahasiswa atau pelajar Aceh Timur”, papar Rahmat Hidayat, seperti rilis yang dikirim ke redaksi PikirReview, Minggu (14/9)

Menurutnya, Forsimpati bila mendapat persetujuan dari Pemda Aceh Timur, bisa menfasilitasi/membantu membuat aturan/tatip pengelolaan asrama tersebut agar teratur dan tidak memunculkan permasalahan-permasalahan baru yang tidak diinginkan terjadi disana bila disetujui untuk dijadikan asrama. (rilis/forsimpati)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pimpinan Yayasan Al-Manar Jakarta Beri Tausiyah CJH Aceh Tengah

Tes CPNS Aceh Timur, Kenapa Harus di Medan???

Related posts
Your comment?
Leave a Reply