4:46 pm - Jumat September 22, 2017

Legislator DPRK Banda Aceh Desak Pemkot Tertibkan Gepeng

313 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi Pengemis (blogspot)

Banda Aceh–Anggota DPRK Banda Aceh Irwansyah mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh melalui instansi terkait menertibkan gelandangan dan pengemis atau gepeng.

“Kami meminta perhatian serius Pemkot Banda Aceh melalui instansi terkait, khususnya Dinas Sosial dan Satpol PP dan WH untuk menertibkan gepeng yang masih cukup banyak berkeliaran di Kota Banda Aceh,” kata Irwansyah di Banda Aceh, seperti dilansir antara, kemarin.

Selain itu, Irwansyah juga mendesak pemerintah kota membongkar adanya dugaan jaringan atau sindikat gepeng di Banda Aceh. Terutama dalam hal sewa menyewa bayi yang dimanfaatkan oleh gepeng dalam meraih iba dari masyarakat.

“Memang semenjak adanya penertiban di persimpangan jalan, jumlah gepeng sudah berkurang. Tapi, sekarang gepeng ini mulai mendatangi warung-warung kopi, perkantoran dan rumah-rumah penduduk,” ungkap Irwansyah.

Single content advertisement top

Irwansyah menyebutkan, munculnya fenomena gepeng dari kalangan ibu-ibu dengan membawa bayi sudah diluar kewajaran dan perikemanusiaan. Pasalnya bayi yang dibawa dalam terik panas matahari itu terlihat tidak rewel dan tidur terus menerus.

Irwansyah khawatir kondisi tersebut disebabkan adanya perlakuan tidak wajar terhadap bayi-bayi tersebut. Misalnya dengan diberikan obat tertentu atau bahkan dikasari.

“Yang aneh juga ada ibu-ibu pengemis yang sudah belasan tahun mengemis, tapi bayinya tetap kecil. Artinya ini ada sesuatu. Kami menduga ini memang ada sindikat penyewaan bayi dan ini harus disikapi serius,” kata Irwansyah.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengecam adanya pihak-pihak, khususnya orang tua yang tega menyewakan bayinya. Karena itu, Irwansyah mendesak pihak terkait menelusuri dan membongkar dugaan eksploitasi terhadap anak di bawah umur tersebut.

“Kalau ini benar, maka ini kejahatan serius dan sudah diluar kemanusiaan. Instansi terkait harus melakukan interogasi secara detail dari mana bayi itu didapat. Bila perlu, orang tua kandung bayi diperiksa. Bila terbukti, harus ditindak tegas,” tegas Ketua Fraksi PKS-Gerindra DPRK Banda Aceh ini.

Selain itu, Irwansyah menyarankan jika gepeng yang terjaring tersebut ditertibkan, maka diberi pembinaan serta modal usaha. Jika gepengnya dari luar Banda Aceh, maka harus dikembalikan ke daerah asal.

Pembinaannya juga harus berkelanjutan. Karena sering kita dengan setelah ditertibkan dan dikembalikan ke daerah asal, beberapa bulan kemudian mereka muncul lagi, sebut Irwansyah.

“Sebab, menjadi gepeng sangat menggiurkan. Tidak sedikit gepeng yang terjaring razia memiliki telepon genggam dan benda-benda mewah lainnya. Pendapatan mereka bisa ratusan ribu satu hari,” pungkas Irwansyah. (ant/pr)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Terompet Bersampul Al-Qur’an Kembali Bikin Heboh Warga Lhokseumawe

Dua Pelaku Penculikan Sektaris ULP Kantor Gubernur di Door Polisi

Related posts
Your comment?
Leave a Reply