5:16 pm - Sabtu November 18, 2017

68 Tahun Merdeka, Kesejahteraan Bangsa Baru Retorika

333 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara HUT RI ke-68 di halaman belakang kantor. Wakil Ketua KPK, Zulkarnaen menjadi inspektur upacara. Dalam sambutannya, Zulkarnaen mengajak segenap elemen bangsa untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi. Bangsa yang merdeka tidak hanya sebatas mengusir penjajah.

“Saat ini 68 tahun kemerdekaan, kita harus maknai proklamasi tidak sebatas usir kaum penjajah. Juga bukan sekadar keberhasilan mengalihkan dari bangsa lain,” ujar Zulkarnaen, Jakarta, Sabtu (17/8).

Menurut dia proklamasi dan kemerdekaan harus dimaknai sebagai wujud kolektif bersama dalam memajukan dan menyejahterakan bangsa. “Komitmen menyejahterakan bangsa baru sekadar retorika. Upaya mewujudkan Indonesia sejahtera, dihadang keras praktik korupsi yang terstruktur, sistematis, dari pusat hingga daerah sehingga melemahkan sendi-sendi,” ujarnya.

“Kami mengajak untuk jadikan 17 Agustus momentum mengabdi kepada negara. Bangsa yang antikorupsi yang pada akhirnya kesejahteraan yang dituangkan petinggi bangsa dapat terwujud,” tuturnya. (merdeka.com)

Editor: Khairu  S

Single content advertisement top

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Sepanjang 2013, 147 Polisi & 5 TNI Lakukan Penembakan

Setelah Rudi, KPK Bidik Pejabat & Pemain Migas

Related posts
Your comment?
Leave a Reply