4:15 am - Selasa November 21, 2017

Komisi X DPR: Kuliah Sarjana 3 Tahun Tuntutan Dunia Industri

318 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (randolph.k12.nc.us)

Jakarta–Penerapan kuliah sarjana (S-1) selama tiga tahun sesungguhnya seirama dengan kebutuhan dunia industri yang memerlukan tenaga kerja muda dan siap pakai. Apalagi, di era informasi teknologi seperti saat ini, sarana pembelajaran lebih beragam sehingga percepatan kuliah selama tiga tahun sangat dimungkinkan.

Hal itu dikatakan oleh anggota Komis X DPR dari Fraksi Persatuan Pembangunan Reni Marlinawati di Jakarta, seperti dilansir beritasatu.com, Senin kemarin (18/8).

Single content advertisement top

Menurut Reni, perkuliahan zaman sekarang berbeda dengan perkuliahan zaman dulu, di mana saat ini materi ajar dan fasilitas belajar sangat banyak.

“Saya sangat setuju percepatan maksimal kuliah S1 selama tiga tahun. Hari ini tumbuh kembang anak lebih pesat, juga dari sisi intelektual,” kata Reni.

Menurutnya, percepatan masa kuliah S-1 akan mendorong munculnya doktor-doktor (S-3) muda, seperti yang terjadi di negara-negara maju. Menurutnya, dengan akselerasi tiga tahun masa kuliah S-1, maka usia doktor-doktor muda di Indonesia bisa antara 30-35 tahun.

“Di luar negeri, doktor-doktor muda memiliki kecerdasan yang tidak kalah dengan doktor berusia tua,” katanya.

Reni menambahkan pemerintah tidak perlu memberi batas minimal kuliah, namun cukup memberi standar minimal untuk memperoleh gelar sarjana, yakni dengan memenuhi kewajiban 144 sistem kredit semester (SKS). Sebab, waktu tempuh 144 SKS bisa dijalani berbeda di setiap universitas tergantung kebijakan masing-masing.

Misalnya, universitas bisa memanfaatkan hari libur untuk perkuliahan. Selain itu, universitas juga bisa mewajibkan semester pendek sehingga mahasiswa bisa mengambil mata kuliah di semester berikutnya.

Sebelumnya, pemerintah baru saja mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 49/2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Di dalam Pasal 17, diatur tentang lama masa kuliah Diploma IV atau Sarjana selama 4-5 tahun dan menempuh 144 SKS. Peraturan ini merupakan tindak lanjut UU no. 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Sebelumnya dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Rangga Handika, yang melakukan penelitian terkait kurikulum perguruan tinggi di Indonesia, mengatakan beban kuliah mahasiswa di Indonesia untuk jenjang S-1 dinilai terlalu berat.

Materi dalam perkuliahan umumnya banyak memberi informasi, namun tidak mendalam. “Para mahasiswa dijejali terlalu banyak, sehingga overload. Ini tidak mudah karena apa yang dihasilkan sekarang baru bisa dilaksanakan beberapa tahun kemudian,” kata Rangga. (bs/pr)

Editor: Muhajir

Sementara itu Wakil Rektor UI Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bambang Wibawarta, mengatakan mahasiswa S-1 UI banyak yang lulus selama 3,5 tahun dengan total SKS sesuai ketentuan pemerintah sebanyak 144 SKS. Namun, UI tetap mematuhi aturan pemerintah dalam penerapan lama kuliah.

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pasar Bebas ASEAN, Akuntan & Dokter Indonesia Terancam!

Ternyata, Daerah Belum Siap Buka Pendaftaran CPNS Online

Related posts
Your comment?
Leave a Reply