11:40 am - Selasa November 21, 2017

Kenaikan BBM Akan Sia-sia, Jika Tidak Ada Dana Infrastrukur

234 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Rencana Pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp6.500 per liter untuk premium, dan Rp5.500 per liter untuk solar akan sia-sia apabila tidak ada alokasi anggaran untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur.

“Dampaknya ke masyarakat, ketika tidak bisa mengalokasi anggaran ke infrastruktur hanya merasakan kenaikan harga kebutuhan akibat kenaikan BBM,” kata Direktur Eksekutif Reforminer Institute Priagung Rakhmanto di Jakarta, Senin (3/6/2013), seperti diberitakan okezone.com

Single content advertisement top

Priagung menjelaskan, saat ini pembangunan infrastruktur seharusnya paling diutamakan. Pasalnya, saat ini telah diterapkan rencana kenaikan BBM bersubsidi serta pemotongan anggaran Kementerian atau Lembaga terkait.

“Ini seharusnya momentum untuk pembangunan infrastruktur, yang masih minim. Dengan adanya kenaikan harga BBM subsidi ada pula percepatan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

Dia melanjutkan, kenaikan BBM bersubsidi ini seharusnya juga merupakan langkah jangka menengah dan panjang. Karenanya, dia mengimbau program konversi BBM ke BBG yang masih macet, dapat segera direalisasikan. Menurutnya, semua sangat tergantung strategi Pemerintah seperti apa.

“Jangka menengah panjang tergantung langkah pemerintah. Artiannya jika tidak ada strategi pengembangan energi alternatif dan konversi ke BBG maka tidak ada manfaat apa-apa,” tukas dia. (Okezone)

Editor: Redaksi

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

BPKP Pangkas 149 Jabatan Struktural

Mahasiswa Tolak Pancasila Dimasukkan Dalam 4 Pilar Kebangsaan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply