3:11 pm - Kamis November 23, 4552

Keluyuran Hingga Larut Malam, 7 Wanita Muda Diciduk WH

292 Viewed Redaksi 0 respond

Wanita Malam diciduk Polisi Syariah (WH) Kota Banda Aceh (ilustrasi: acehinfo)

Banda Aceh–Polisi syariah atau Wilayatul Hisbah (WH) meringkus tujuh wanita yang diduga melanggar syariat Islam di Kota Banda Aceh. Petugas juga menciduk seorang pria muda dalam razia penegakan qanun (perda) syariat Islam itu.

Kepala Seksi Penegakan Perundang-Undangan dan Syariat Islam Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh, Evendi, mengatakan, razia digelar dini hari tadi setelah mendapat laporan masyarakat bahwa ada sebuah gubuk liar di Kawasan Terminal Keudah dan sering dijadikan tempat mesum.

“Ketika kami datang tadi malam (dini hari) dapat tiga orang, satu laki-laki dua perempuan sedang tidur di sana. Pakaian mereka masih utuh dan mengaku tidak melakukan apa-apa,” katanya , seperti dilansir situs berita okezone, Jumat (11/7/2014).

Pria yang ditangkap berinisial SP (24), kemudian teman wanitanya T (14) dan F (17). Selain menangkap ketiganya, petugas juga merobohkan gubuk yang diduga sering digunakan untuk praktik maksiat.

Single content advertisement top

Kedua remaja perempuan itu mengaku bekerja di sebuah rumah kecantikan (salon) di kawasan itu, setelah berhenti menjadi pembantu rumah tangga yang menurut keduanya pendapatannya pas-pasan. “Tapi kami tidak lakukan apa-apa, tiba-tiba sudah ditangkap,” ujar F.

Dalam razia itu, polisi syariah juga meringkus S (29) yang saat dini hari tadi berkeliaran di seputar terminal Keudah. Ia diduga sebagai gelandangan. Sementara saat melintasi kawasan Peunayong, polisi menciduk empat perempuan lagi dari sebuah salon yang berada di sebuah gang.

Sesuai aturan, rumah kecantikan di Banda Aceh tak diizinkan buka hingga tengah malam, namun salon yang jadi sasaran itu masih buka hingga pukul 03.00 wib. Petugas kemudian ikut membawa empat perempuan dari salon itu yakni SM (39) sang pemilik, BW (35), AJ (21) dan AT (33).

BW mengaku mereka hanya pekerja salon dan tidak melayani laki-laki. “Kami buka semalam cuma untuk makan sahur, pas mau keluar cari makan sudah ditangkap,” sebutnya.

Namun, Evendi mengatakan, salon itu sudah berulang kali diingatkan karena sudah sering digerebek atas dugaan dijadikan tempat mesum. Menurutnya, pelaku ditangkap diduga melanggar qanun nomor 11 tahun 2002 tentang akidah, ibadah dan syiar Islam.

“Ini sedang penyelidikan. Kemungkinan nanti sanksinya pembinaan saja, kami ingatkan dan buat perjanjian tidak melakukan pelanggaran lagi,” ujarnya.

Evendi menambahkan karena semua pelaku yang ditangkap tercatat sebagai warga luar Kota Banda Aceh, maka mereka akan diserahkan kepada keusyik (kepala desa) lokasi mereka bekerja di Banda Aceh untuk pembinaan dan pengawasan selanjutnya agar tak mengulangi lagi kesalahan. (oke/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pemerintah Aceh Kaji Jalur KA Krueng Geukeuh-Bener Meriah

Pemerintah Aceh Akan Tindak PNS Yang Mangkir Kerja Pasca Lebaran

Related posts
Your comment?
Leave a Reply