9:06 pm - Sabtu November 18, 2017

Kebijakan BBM Mengerucut pada Dua Obsi

292 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan beberapa pilihan kebijakan pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang akan diputuskan dalam waktu dekat, mengerucut pada dua opsi.

“Ini bukan sekadar putuskan saja apa yang a dan b, saya tahu konsekuensi bagi saudara kita yang tidak mampu, secara moral saya wajib pastikan apa pun pilihan dalam waktu dekat rakyat yang tidak mampu harus kita bantu dan lindungi,” kata Presiden dalam keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, usai rapat terbatas, Jumat (26/4).

Presiden mengatakan opsi yang pertama adalah kebijakan dua harga BBM, satu yang mendapat subsidi penuh dan harga lainnya disubsidi sebagian.

Single content advertisement top

“Laporan dari menteri ESDM atas yang dilakukan beberapa hari terakhir ini menguji upaya pengurangan subsidi BBM, kenaikan harga BBM pada batas tertentu, saya kira rakyat sudah ketahui apa dan bagaimana.(pengujian dilakukan meliputi-red) apakah memungkinkan untuk sistem dua harga,” kata Presiden seperti dikutip Antara.

Kepala Negara mengatakan sistem dua harga dimaksudkan agar masyarakat yang tidak mampu masih bisa menggunakan BBM bersubsidi, sementara masyarakat yang mampu menggunakan BBM yang tidak disubsidi sepenuhnya, untuk keadilan.

“Kebijakan yang adil subsidi BBM hanya diberikan pada yang tidak mampu, yang mampu dan kaya mesti dikurangi (sementara harga BBM subsidi-red) yang tidak mampu sementara dipertahankan sampai daya beli memungkinkan,” tutur Presiden.

Sementara opsi lainnya adalah pilihan satu harga, menaikkan harga BBM dengan memastikan rakyat miskin mendapatkan bantuan untuk menjamin agar tidak terkena imbas kenaikan harga BBM.

“Meski ada opsi dengan satu harga, yang dilaporkan ke saya, meski satu dua hari lagi laporan lengkap apakah memungkinkan secara teknis di lapangan dua harga, bila risiko terlalu besar dan tidak bisa dijalankan dengan bertujuan menjaga kesehatan fiskal, dan mengurangi subsidi BBM, dan harus menaikkan harganya maka rakyat yang tidak mampu harus mendapatkan bantuan langsung,” kata Presiden.

Sumber: wartakotalive.com

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Upah Minimum RI Terendah Ketiga di Asia 2012

Pertamina Janji Prioritaskan SPBU untuk BBM Rp. 4.500

Related posts
Your comment?
Leave a Reply