3:11 pm - Selasa November 23, 4083

Kebakaran Penjara Medan, 100 Lebih Napi Kabur

281 Viewed Redaksi 0 respond

Medan—Kerusuhan dan kebakaran di penjara Medan menyebabkan paling tidak sekitar 100 narapidana melarikan diri, termasuk napi teroris, Kamis (11/7) malam.

Pasukan gabungan yang terdiri dari polisi dan militer mengamankan jalan-jalan dan memburu para tahanan yang melarikan diri tersebut.

Kepala bidang Humas Polda Sumatera Utara Heru Prakoso, membenarkan terjadinya kerusuhan dan kebakaran di LP Tanjung Gusta Medan ini. “Benar ada kerusuhan. Kami sedang mendapatkan rincian insiden ini,” kata Heru.

Single content advertisement top

Sebelumnya para narapidana melakukan protes karena air dan listrik tidak mengalir di penjara itu.

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana mengatakan prioritas para petugas saat ini adalah untuk mengamankan para tahanan.

“Prioritas petugas saat ini adalah mengamankan napi. Tadi memang ada masalah dengan listrik dan air. Petugas berusaha memperbaiki tetapi belum selesai sudah ada kejadian,” kata Denny seperti dikutip Metro TV.

Jumlah tahanan di LP Tanjung Gusta saat ini sekitar 2.600-an sementara daya tampung hanya 1.000 narapidana.

Api belum padam

Hingga pukul 22.30 WIB Kamis malam (11/7) api belum padam dan situasi belum terkendali. Laporan Farida Noris Ritonga, wartawan Sumut Pos, Para wartawan, termasuk saya, berada di luar Lapas dan api masih terlihat marak di dalam Lapas.

Aparat keamanan belum bisa masuk ke dalam karena para narapidana melempari petugas yang berupaya masuk. Sejumlah petugas Lapas juga masih di dalam namun belum diketahui kondisi mereka.

Sejauh ini terdengar lima ledakan, yang menurut aparak keamanan bersumber dari tabung gas. Masih ada seribu lebih narapidana di dalam dan diperkirakan 200-an melarikan diri namun belum ada keterangan resmi tentang jumlah pasti yang melarikan diri.

Pembicaraan Kapolda dan Kapolres antara lain akan berupaya menguasai pos-pos penjaga dengan menggunakan tangga. Aparat keamanan sudah berada di luar Lapas, baik itu polisi, Brimob, maupun tentara. Alat penerangan dari luar diarahkan ke dalam Lapas.

Wartawan Sumut Pos, Farida Noris Ritonga, yang meliput dari tempat kejadian menjelaskan bahwa situasi hingga sekitar Pukul 22.30 WIB, Kamis 11 Juli, masih belum terkendali.

“Para wartawan, termasuk saya, berada di luar Lapas dan api masih terlihat marak di dalam Lapas. Polisi masih belum bisa masuk ke dalam Lapas karena narapidana melempari petugas,” tuturnya.

Sedikitnya lima suara ledakan terdengar, yang menurut aparat keamanan bersumber dari lemparang tabung gas.

Belum ada keterangan resmi tentang jumlah narapidana yang sempat melarikan diri namun diperkirakan sekitar 200 narapidana berhasil melarikan diri.

“Aparat keamanan sudah berada di luar Lapas, baik itu polisi, Brimob, maupun tentara,” tutur Farida.

Kapolda Sumatera Utara Syarif  Gunawan hingga Kamis malam masih berada di tempat kejadian dan mengatakan -seperti dikutip Metro TV- “hasil sweeping petugas menemukan 10 napi yang kabur dan diamankan di sejumlah Polres”.

“Satu napi teroris sudah tertangkap. Akurasi jumlah kami belum tahu,” kata Syarif. “Pencarian masih berlangsung, warga diminta waspada,” tambah Syarif. (BBC)

Editor: @redaksi

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Mobil Petugas BNPB Masuk Sawah

Jelang Buka Puasa, Vario Laga Avanza

Related posts
Your comment?
Leave a Reply