2:13 pm - Sabtu September 23, 2017

Jelang Kenaikan BBM, Harga Sembako Melambung di Aceh Utara

401 Viewed Redaksi 0 respond
Sejumlah harga kebutuhan pokok melambung jelang kenaikan BBM (foto: fohan muzakir/pr)

Aceh Utara – Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dilakukan oleh pemerintah kini sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Aceh Utara merangkak naik, Senin (10/11) kemarin.

Kenaikan cukup signifikan terjadi pada harga sembako jenis cabai merah, tomat, jeruk nipis , dan jahe yang melonjak.

Kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok ini terjadi sejak sepekan terakhir dibeberapa pasar tradisional di Aceh Utara, diantaranya Pasar Keude Bayu yang merupakan pasar pusat Kecamatan Syamtalira Bayu. 

Single content advertisement top

Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai merah yang dari harga sebelumnya yakni dari 35, 000 ribu rupiah perkilonya menjadi 58.000 ribu rupiah perkilo. Belum tibanya masa panen yang kemudian berakibat pada minimnya pasokan diduga menjadi penyebab kenaikan harga ini.

Selain cabai merah, kenaikan harga juga terjadi pada sembako jenis tomat yang dari harga sebelumnya 7.000 ribu perkilo sekarang menjadi 11.000 ribu perkilo, jeruk nipis dari harga sebelumnya 3.000 ribu perkilo menjadi 5.000 ribu perkilo dan halia dari harga 12.000 ribu perkilo menjadi 14.000 ribu perkilo.

Sementara dipasar Impres Keude Geudong Aceh Utara, sejumlah harga sembako juga merangkak naik. Kenaikan harga paling melonjak pada cabe merah dari harga 30.000 ribu perkilo  menjadi 65.000 ribu perkilo, wortel dari harga sebelumnya 6.000 ribu perkilo kini menjadi 10.000 ribu perkilo, kentang dari harga 8.000 ribu perkilo menjadi 10.000 ribu perkilo, sedangkan harga bawang masih stabil.

Kenaikan harga sembako ini cukup memberatkan para konsumen, karena kenaikan tidak hanya satu jenis tetapi hampir semua jenis sembako.

Menurut pedagang, kenaikan harga sembako di pasar tradisional di Aceh Utara diduga dikarenakan isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Muhammad Nasir, pedagang di Pasar Impres keude Geudong kepada pikirreview.com mengatakan selama kenaikan sejumlah harga sembako membuat omset penjualan menurun, konsumen tidak banyak lagi membeli dan pasar menjadi sepi.

“Semoga pemerintah bisa mengatasi harga sembako supaya omset penjualan kami kembali normal” kata Muhammad. (Fohan Muzakir)

Redaktur: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Aceh-Pulau Pinang Akan Tingkatkan Kerjasama Ekonomi & Budaya

Harga Bahan Bangunan di Aceh Meroket

Related posts
Your comment?
Leave a Reply