7:37 am - Jumat September 22, 2017

IPW Ingatkan SBY : Anggaran Polri Jangan Dijarah Jenderal

260 Viewed Redaksi 0 respond
Neta S Pane Ingat SBY Soal Anggaran Polri Jangan Sampai dijarah Jenderal (foto: trribunnews)

Jakarta–Sarpras Polri tetap memaksakan diri untuk menggolkan proyek aneh bin ajaib pengadaan Alat Komunikasi Peralatan Khusus Pengamanan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Alkomsus Pam Capres-Cawapres) 2014 di Polda Metro Jaya senilai Rp 57,4 miliar.

Pengadaan peralatannya akan dipaksakan akhir Agustus ini, padahal pelaksanaan Pilpres 2014 sudah selesai pada 9 Juli.

“Dengan munculnya berbagai kritikan terhadap proyek Alkomsus Pam Capres-Cawapres 2014 itu, Ssarpras Polri membuat akal-akalan, dengan cara akan mengubah nama proyek tersebut. Padahal proyek Alkomsus Pam Capres-Cawapres 2014 sudah terdaftar dengan Kode Lelang No 2321044. Artinya, akal-akalan perubahan nama proyek tersebut adalah tindakan kriminal dan kongkalikong untuk menjarah Anggaran Polri,” ungkap Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane dalam rilis yang disamapaikan kepada Tribunnews.com, Minggu (10/8/2014).

Karena itu Indonesian Police Watch (IPW) mendesak KPK segera mengusut proyek pengadaan Alkomsus Pam Capres-Cawapres 2014 ini sebelum oknum-oknum jenderal dan mafia proyek mengkorup anggaran Polri.

Single content advertisement top

“Dari penelusuran IPW, proyek ini penuh keanehan. Penetapan pemenang 18 Juli 2014. Lalu, penunjukan penyedia barang/jasanya 24 Juli. Tanda tangan kontrak 25 Juli 2014. Padahal, pelaksanaan Pilpres 2014 sudah berlangsung 9 Juli 2014. Sehingga pengadaan Alkomsus Pam Capres-Cawapres ini sangat tidak masuk akal, ujar Neta.

Lelang proyek ini diikuti 24 perusahan. Tapi hanya 4 yang mengajukan penawaran yakni PT Trea Magnum Widyadana Rp 56,7 miliar, PT Trans Media Elektronika Rp 56,9 miliar, PT Trautama Star Rp 57,2 miliar, dan PT Ampuh Jaya Wicaksana Rp 57,24 miliar. Anehnya, meski PT Trautama Star mengajukan harga tergolong tinggi tapi lelang tetap dimenangkan perusahaan milik Tommy Silvanus tersebut.

IPW mendesak Presiden SBY meminta Kapolri segera menghentikan proyek aneh bin ajaib ini. Presiden SBY jangan membiarkan anggaranPolri yang tergolong minim tersebut dijarah dan dikorup oleh oknum-oknum jenderal yang
berkolusi dengan mafia proyek. Sehingga anggaran tersebut benar-benar bermanfaat untuk segenap jajaran Polri. (tribunnews)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Ups…Pemeras TKI Raup Keuntungan Rp 325 Milyar/Tahun

Pasar Bebas ASEAN, Akuntan & Dokter Indonesia Terancam!

Related posts
Your comment?
Leave a Reply