9:00 pm - Selasa November 21, 2017

Hujan

431 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi hujan lebat di pematang sawah (foto: flkicr.com)

Puisi Putra Peace

Bumi sudah gersang kerontang
tetumbuhan, ilalang dan rerumputan sudah sesak bernafas, bahkan menemui ajalnya
lama tak dihiraukan hujan,
hingga semua menjerit dalam kegelisahan
 
karena kasihan
secuil manusia beriman hingga shalat meminta hujan
terkadang redup dan mendung melanglang di awan
tapi hujan masih juga buram dan menghilang diembus angin
 
kini hujan datang dengan membawa senyuman
semua makhluk pada merasakan menawannya hujan
tidak siang dan malam,
hujan selalu datang sesuai takaran permintaan makhluk bumi
 
terkadang sebagian wilayah bumi yang disirami hujan
sebagian yang lain masih terik menganga dalam keringatan
apa yang salah dengan perbuatan makhluk bumi hingga hujan tak merata
 
ternyata amatan hujan sungguh cermat dan cekatan
bila hujan terus sirami bumi dengan merata
alangkah celaka makhluk bumi akan kebanjiran
maka hujan semprotkan bagi berhajatan.[]
Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Wah…Karya Lukisan Bocah 11 Tahun Ini Dihargai Milyaran Rupiah

Menakjubkan Kolaborasi Liong Naga-Rapa’i Geleng di Piasan Seni Aceh

Related posts
Your comment?
Leave a Reply