8:59 am - Rabu November 22, 2017

Hatta Rajasa Tinjau Kesiapan Pelabuhan Kreung Geukeuh

360 Viewed Redaksi 0 respond

Banda Aceh–Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Selasa (6/8) akan melakukan kunjungan kerja di Aceh Utara untuk meninjau kesiapan pelabuhan Krueng Geukeuh yang akan ditetapkan sebagai, satu dari delapan pelabuhan di Indonesia yang dapat melaukukan kegiatan impor produk tertentu.

Kepastian kunjungan Hatta Rajasa ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Safwan, seperti dilansir Waspada Online. “Sesuai dengan jadwal, Bapak Menko perekonomian akan tinjau kesiapan Krueng Geukeuh pada Selasa (6/8),” katanya.

Ia menjelaskan, kunjungan Hatta ini merupakan tindaklanjut atas kunjungan Bapak Djoko Tuhu Wibowo, asisten deputi Menko Perekonomian bidang perdagangan dan pariwisata ke pelabuhan ini pada Juni silam.

“Kunjungan Pak Hatta ini menegaskan bahwa Krueng Geukueh sudah siap dijadikan salah satu pelabuhan yang dapat melakukan kegiatan impor produk tertentu,” sebutnya.

Single content advertisement top

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 83 tahun 2012 tentang ketentuan produk impor tertentu, yang mencakup makanan, minuman, pakaian jadi, elektronika, hanya dapat dilakukan oleh 7 pelabuhan laut di Indonesia, yakni Tanjung Priok di Jakarta, Belawan di Medan, Dumai di Riau, Tanjung Perak di Surabaya, Sukarno Hatta di Makasar, Pelabuhan Tarakan, Kalimantan, dan di Jayapura.

Dengan adanya ketentuan tersebut, praktis tidak ada satupun pelabuhan di Aceh yang dapat melaksanakan kegiatan impor produk tertentu sejak puluhan tahun lalu.

Larangan ini sangat merugikan perekonomian Aceh dan juga pengusaha ekspor dan impor, hal ini disebabkan, eksportir hanya dapat melakukan kegiatan ekspor saja, namun tidak dapat membawa barang-barang dari luar negeri masuk ke Aceh.

Gebrakan dibawah kepemimpinan Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Wakil Gubernur Muzakir Manaf, akhirnya pemerintah pusat bersedia memasukkan salah satu pelabuhan di Aceh. “Dan pusat telah setuju penetapan Krueng Geukeuh,” ujarnya.

Keberhasilan ini, lanjut Safwan, tidak terlepas upaya keras dan terus menerus yang dilakukan oleh Gubernur dan wakil Gubernur Aceh. “Dengan akan ditetapkannya Krueng Geukeuh nantinya, diharapkan Aceh dapat mengejar berbagai ketertinggalan ekonominya,” harapnya. (WOL)

Editor: Khairu

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Pemerintah Perpanjang Masa Tenang Soal Bendera Aceh

Parcel Lebaran Beromset Ratusan Juta

Related posts
Your comment?
Leave a Reply