4:14 am - Selasa November 21, 2017

Elpiji 12 Kg Oplosan Beredar di Aceh

434 Viewed Redaksi 0 respond
Ilustrasi (blogspot)

Banda Aceh–Sejak sepekan terakhir, warga di Banda Aceh mengeluhkan beredarnya elpiji 12 Kg yang tidak sesuai takaran.

Dilansir waspada online, Salah seorang warga Banda Aceh, Muhammad Amin, Jumat (22/5) menceritakan, beberapa hari yang lalu, dirinya membeli elpiji 12 Kg di salah satu warung di dekat rumahnya. Namun Ia merasa terkejut, saat memasangkan regulator yang memiliki meteran, ternyata angka pada meteran tidak menujukkan 12 Kg, namun hanya menunjukkan angka 6 Kg.

Biasanya, kata Amin sebelumnya, jika Ia membeli elpiji 12 Kg, selalu jarum pada meteran menunjukkan angka 12 Kg, atau ke garis hijau. “Yah saya heran saja, biasanya gak seperti ini,” ujarnya.

Menurut Amin, regulator yang Ia pakai merupakan selang elpiji standar yang memiliki SNI, sehingga Ia tidak yakin bahwa hal tersebut  merupakan kesalahan dari regulator. “Regulator saya berstandar SNI,” ujarnya.

Single content advertisement top

Hal serupa juga dialami warga lainnya yakni Aji. Ia mengungkapkan, dua hari lalu saat dirinya membeli elpiji 12 Kg disalah satu agen penyalur, Ia mendapati takaran isi tabung tidak sesuai.

“Ketahuan tidak sesuai saat kita pasang regulator, nah pada meteran yang terpasang diregulator tidak sesuai dengan isi,” paparnya.

Kepala Cabang PT Pertamina (Persero) wilayah Aceh, Aribawa saat dikonfirmasi perihal ini mengatakan, ada beberapa faktor dan kemungkinan ketidaksesuaian antara isi elpiji dengan angka penunjuk pada meteran.

Beberapa faktor tersebut bisa saja disebabkan penggunaan regulator yang tidak standar, jelas Ari.

Aribawa menjamin bahwa dalam sistem pengisian tabung elpiji 12 Kg dari Depo Pertamina hingga ke Stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) sudah sesuai dengan aturan dan ketentun, dan tidak akan berkurang kandungan isi elpiji. “kita menerapkan quality control yang ketat dalam pengisian dari Depo ke SPBE,” ungkap Ari.

Untuk itu, Ari meminta kepada masyarakat agar membeli gas elpiji 12 Kg di agen resmi yang tertera logo Pertamina, sebab saat ini, sambungnya, ditenggarai banyak elpji 12 Kg yang masuk dari wilayah diluar Aceh.

“Ada dugaan mungkin yang tidak sesuai isinya itu, elpiji 12 Kg yang masuk dari wilayah Medan,” paparnya.

Untuk itu, Ari mengingatkan kepada masyarakat, agar berhati-hari dalam membeli, dan pada saat membeli elpiji 12 Kg, pastikan ditimbang kembali elpiji tersebut, agar kesesuaian antara isi dan takarannya. “Di outlet resmi Pertamina, wajib disediakan timbangan,” ujarnya.

Setelah ditimbang, lanjut Ari, masyarakat juga harus memastikan label penutup elpiji, pastikan bahwa segel plastik dan penutup plastik atau kondom masih tersegel.

Dan jikapun pada saat masyarakat merasa dirugikan jika takaran pada tabung tidak sesuai dengan isinya, warga dapat menghubungi Pertamina di call centre 500.000 dan jika dari hasil pemeriksaan tim yang diturunkan memang benar hal ada kekurangan isi tabung elpiji, maka tentu langkah pertama elpiji tersebut akan diganti oleh pihak Pertamina. (wol/pr)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Aceh Dapat Dana Alokasi Khusus Tambahan 1,5 Trilyun

H-15 Bulan Suci Ramadhan, Harga Sembako Meroket

Related posts
Your comment?
Leave a Reply