10:36 pm - Senin November 20, 2017

Duka Anak-Anak di Lokasi Gempa

129 Viewed Redaksi 0 respond

Takengon—Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR, sore kemarin pukul 14.37 WIB yang mengguncang Aceh, dan disusul dua kali gempa lanjutan pada malam harinya, Selasa (02/7) yang masing-masing berkekuatan 5,5 SR dan 5,3 SR dil okasi yang sama, Kabupaten Bener Meriah dengan kedalaman 10 km, telah meninggalkan trauma mendalam.

Lokasi gempa terparah, dilaporkan di Kecamatan Timang Gajah, Gampong Lampahan, dan sekitaranya di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menyebabkan banyak anak-anak dan balita meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan rumah yang disertai longsor.

Sementara di Aceh Tengah,  lokasi terparah terindifikasi di Gampong Blang Mancung, Kecamatan Ketol.  Puluhan anak yang sedang bermain layang-layang dilantai dua, dan sejumlah anak yang sedang mengaji di dalam Masjid Babussalihin yang sedang dalam renovasi ambruk.

Single content advertisement top

Dipastikan semua anak-anak yang tertimbun reruntuhan bangunan masjid meninggal dunia. Hingga petang kemarin (Selasa, 02/7), baru 5 jasad anak yang ditemukan. Sedangkan yang lain, meski aparat dan masyarakat bekerja keras untuk menggali timbunan bangunan, belum berhasil dievakuasi.

Hanya satu orang anak bernama Agus, berhasil menyelamatkan diri  setelah merangkak lewat celah rongsokan timbunan bangunan masjid, namun cacat seumur hidup karena kakinya terputus. Korban yang selamat ini sudah dilarikan kepuskesmas darurat di Lampahan.

Hingga berita ini diturunkan, Rabu (03/7), bantuan dari relawan, Tim SAR, aparat gabunngan Muspida kedua kabupaten bertetangga itu sedang melakukan pencarian dan evakuasi korban, membersihakn jalan akaibat tumbnagn tiang listrik dan menggali puing-puing bangunan.

Jumlah korban yang sudah berhasil dievakuasi di Kabupaten Aceh tengah dan Bener Meriah adalah  22 orang meninggal, 210 orang terluka. Sementara kerusakan bangunan sekitar 1.500 unit bangunan, terdiri dari rumah-rumah penduduk, masjid, meunasah, dan kantor-kantor pemerintah.

Pantauan PikirReview.Com dilokasi musibah gempa, jumlah korban jiwa terbanyak dialami anak-anak dan balita, dan dipastikan jumlah korban jiwa dan luka-luka (ringan dan berat) semakin bertambah. (khairu)

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Cerdasi 1.000 Hari Pertama Perkembangan Anak

RUU Pilpres Sepakat Dibatalkan DPR

Related posts
Your comment?
Leave a Reply