3:11 pm - Selasa November 23, 4556

DPR: Tak Minta Maaf, Hubungan Indonesia-Australia Putus.

319 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Wakil Ketua Komisi I DPR, Ramadan Pohan mengaku gerah dengan sikap pemerintah Australia yang tak kunjung meminta maaf kepada Indonesia. Ia memprediksi, hubungan persahabatan kedua negara akan segera berakhir jika Australia tidak mengubah sikapnya dalam waktu dekat.

“Sampai besok malam Abbott tidak meminta maaf, saya memperkirakan besok malam saat terakhir hubungan Indonesia dan Australia bersahabat,” kata Ramadhan saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).

Menurut Ramadhan, tanpa adanya permohonan maaf, hubungan Indonesia-Australia ke depan menjadi sebatas diplomasi biasa. Hubungan kedua negara menjadi datar, tidak kontra tetapi juga tidak dekat.

“Hubungan antara Indonesia dan Australia akan turun derajatnya. Endingnya tidak akan bermusuhan tetapi tidak bersahabat,” prediksi politisi Partai Demokrat ini.

Ramadhan mengingatkan bahwa Indonesia adalah mitra terpenting Australia di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, Australia akan sangat dirugikan jika kehilangan Indonesia.

Single content advertisement top

Ia mencontohkan bagaimana Indonesia membantu Australia dalam masalah pengungsi. Tanpa Indonesia, Australia akan kewalahan menangani ribuan pencari suaka yang mencoba masuk ke wilayah mereka melalui jalur laut setiap tahunnya.

“Saya tidak bisa membayangkan, ada 15 ribu pengungsi, bisakah Australia mengatasi persoalan ini sendirian,” imbuhnya.

Kamis (21/11) besok, Komisi I DPR RI akan menggelar rapat bersama BIN, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Ramadhan mengungkapkan, rapat akan membahas perkembangan terakhir mengenai hubungan Indonesia-Australia.

“Kemungkinan dengan Dubes Nadjib (Duta Besar Indonesia Untuk Australia, Nadjib Riphat Koesoema) juga,” ucapnya (JPNN)

Editor : Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Panglima TNI: Tak Ada Kompromi Bagi Prajurit Bentrok di Karawang

Hacker Indonesia Serang Situs Polisi Federal dan Bank Sentral Australia

Related posts
Your comment?
Leave a Reply