4:14 am - Selasa November 21, 2017

Donald Trump Capres AS Anti Muslim, Berdampak bagi 40 negara

254 Viewed Redaksi 0 respond
Kampanye Donald Trump Rusuh (foto: reuters)

Washington, DC –Donald Trump sekali lagi menegaskan, jika ia terpilih jadi presiden AS, ia akan memberlakukan kebijakan anti-muslimnya.

Dalam pidatonya pada Senin 13 Juni lalu, terkait dengan penembakan Orlando, di depan para pendukungnya, Donald Trump tak hanya melarang muslim masuk AS tapi juga menolak orang-orang dari negara yang terindikasi memilik sejarah ‘terorisme’.

“Kalau saya menjadi presiden AS, saya akan melarang mereka dari wilayah di dunia ini yang terbukti memiliki bukti sejarah terorisme melawan AS, Eropa, dan sekutu kita, sampai kita mengetahui bagaimana mengakhiri ancaman ini,” kata Trump seperti dilansir dari CNN yang dikutip liputan6, Kamis (16/6/2016).

Seandainya semua kebijakan Trump dilaksanakan, ada berapa orang yang terdampak? Jawaban pendek dari pertanyaan itu adalah: jutaan.

Berikut hitungan ‘matematika’ dampak kebijakan anti-muslim Trump ke AS, dihitung dari visa nom-imigran, visa migran dari negara-negara yang dimaksud oleh pebisnis properti itu.

Single content advertisement top

Visa non-imigran yang dimaksud termasuk visa perjalanan, sekolah, kunjungan dan bisnis. Sementara visa imigran yang dimaksud adalah kemungkinan permintaan suaka. Di dalamnya, negara yang terdampak adalah termasuk Indonesia

1. 12 negara termasuk Indonesia dianggap ‘surga teroris’

Laporan tahunan Departemen Luar Negeri AS terhadap aktivitas teroris global menyebut, ada 12 negara yang termasuk kategori ‘surga teroris’.

Definisi surga teroris berarti di mana teroris dapat mengorganisasi, merencanakan, mencari dana, berkomunikasi, merekrut, melakukan perjalanan dan beroperasi.

12 negara itu termasuk Somalia, Mali, Libya, Mesir, Irak, Lebanon, Filipina, Indonesia, Malaysia, Afghanistan, Pakistan dan Yaman.

Data 2015 dari kemlu AS menunjukkan ada 496.436 visa non-imigran dan 74.283 visa imigran. Total jumlah itu jelas tidak bisa masuk ke AS.

2. 3 Negara, dipandang ‘sponsor teroris’

Ada juga negara berkategori sponsor terhadap terorisme. AS mendeskripsikannya demikian. Dalam laporan terdapat 3 negara yaitu Iran, Sudan dan Suriah. Itu berarti ada 45.935 visa non-imigran dan 10.722 visa imigran yang bakal ditolak masuk ke AS.

3. 14 Negara, dianggap ‘pelindung teoris’

Laporan itu menyebut ada 14 negara di mana para terorisme itu beroperasi bahkan bermarkas. Meski negara itu tidak dikategorikan sebagai ‘surga pelindung’ bagi teroris.

Daftar itu semakin luas semenjak grup teror semacam ISIS dan Al-Qaeda serta afiliasinya sukses merekrut dan menyusup ke berbagai operasi ke negara-negara termasuk Turki dan Rusia hingga Nigeria dan India. Dengan demikian akan ada penolakan terhadap 1.741.169 visa non-imigran dan 63.106 visa imigran.

4. 11 Negara, dianggap ‘sel telor teror aktif’

Sayangnya, laporan Departemen Luar Negeri tidak mencakup negara berpotensi teroris, seperti Prancis, Belgia atau Inggris. Padahal ketiga negara itu dikenal dengan lusinan sel teror aktif.

Tak hanya itu, ada ratusan orang yang dicurigai teoris di negara tersebut. Dengan demikian ada 11 negara yang disebut memiliki jaringan teroris aktif yaitu –selain Inggris, Prancis, Belgia– ada Spanyol, Maroko, Pantai Gading, Bosnia, Yordania Kuwait, Bahrain dan Qatar.

5. Total Negara 40 ‘Teroris’

Pada tahun 2015, Deplu AS memberikan izin visa kepada 2.571,.762 non-imigran kepada warga di 40 negara itu. Di waktu yang sama, meloloskan visa kepada 158.877 imigran dari negara-negara itu. Total visa–baik non-migran maupun migran– yang diloloskan oleh AS pada 2016 berjumlah 2.738.528.

Untuk Indonesia sendiri, pada 2015 ada 70.887 aplikasi visa yang disetujui. Warga negara dari Prancis, Belgia dan Inggris tidak memerlukan visa untuk masuk ke AS. Namun, pada 2014, ada 7,5 juta pengunjung dari negara itu masuk ke Negeri Paman Sam.

Dengan demikian, jika Donald Trump menjadi presiden AS yang baru, kebijakan anti-muslimnya akan membuat 10,2 juta orang dilarang masuk ke Amerika Serikat. (cnn/liputan6/pikirreview)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Delta Airlines Tersesat di Wilayah Udara Yunani

China Umumkan Perang Bela Biksu Sadis Myammar

Related posts
Your comment?
Leave a Reply