10:38 pm - Senin November 20, 2017

Diteror Al-Qaidah, Amerika Ketakutan

308 Viewed Redaksi 0 respond

Washington–Terungkapnya rahasia Al-Qaidah bakal meneror warga Amerika Serikat terutama mereka berada di negara-negara Arab merupakan hasil bocoran dari pesan rahasia kelompok ekstremis itu di Pakistan pada rekan mereka di Yaman. Sebab inilah Negara ini menutup sementara 19 kedutaan besar mereka sebagian besar di wilayah Timur Tengah.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (6/8), bocoran itu merupakan komunikasi antara kepala jaringan teror Al Qaidah sekaligus pengganti Usamah Bin Ladin, Ayman al-Zawahri dan Nasser al-Wuyahsi ketua jaringan kelompok ekstremis itu di semenanjung Arab.

Single content advertisement top

Intelijen Amerika menyamakan percakapan ini dengan kecerdasan obrolan dilakukan Bin Ladin dan para kaki tangannya pada konspirasi ledakan gedung World Trade Centre 11 September 2001.

“Ini menjadi penting dan harus serius ditanggapi sebab yang berbicara para petinggi kelompok teroris itu,” kata seorang pejabat Amerika enggan menyebutkan namanya. Dia melansir dari laporan intelijen diterimanya.

Kemunculan berita ini semakin memperpanjang penutupan 19 kantor kedutaan Negeri Paman Sam itu setidaknya sampai seminggu setelah Idul Fitri. Ini kekhawatiran terbesar atas serangan terorisme besar dan pembalasan Al-Qaidah tentu dengan strategi lebih berbahaya.

Pejabat ini belum mengungkapkan secara pasti apa yang menjadi target pasti Al-Qaidah. Para anggota senior kelompok ekstremis ini enggan membahas masalah strategi dan target pada tingkatan bawah.

Pejabat Amerika ini bahkan memohon agar nama mereka disamarkan sebab bukan wewenang membahas selentingan politik bakal memanas ini.

 Terungkapnya identitas dua pemimpin Al-Qaidah ini dapat menjelaskan kenapa Amerika buru-buru menutup 19 kedutaannya. Ini bukan ancaman main-main.

Apalagi kini kelompok itu sudah merambah ke teknologi lebih modern padahal dulu Bin Ladin anti dengan telepon genggam. Komunikasi demikian signifikan memberi tanda pertumbuhan jaringan mereka semakin menakutkan.

Amerika menyebarkan intelijen mereka untuk menjelajahi setiap surat elektronik, panggilan telepon, hingga komunikasi radio antara Al-Qaidah Yaman dan Pakistan demi mendapat bocoran target kelompok ekstremis ini.

Otoritas Yaman sementara telah mengumumkan sekitar 25 nama dan beberapa tempat disinyalir menjadi incaran Al-Qaidah. Kebanyakan perwakilan kantor dan organisasi asing di Ibu Kota Sanaa, serta beberapa kota lain strategis.

Pemerintah negara ini pun meningkatkan keamanan pada fasilitas pemerintah dan pos pemeriksaan perbatasan. Paling mengerikan yakni penetapan target serta bocornya percakapan tidak mampu mendeteksi langkah Al-Qaidah selanjutnya. (Daily/merdeka.com)

Editor: Muhajir

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Bocah India Miliki Ekor, Dipercaya Titisan Hanoman

Militan Suriah Kuasai Pangkalan Udara Aleppo

Related posts
Your comment?
Leave a Reply