Opini

Dialog Ramadhan dengan Allah SWT


Oleh: Erlindawati

SESUNGGUHNYA Ramadhan ini (bulan ummatnya Baginda Rasululllah SAW), yang didalamnya penuh keistimewaan), pada hari qiyamat nanti akan datang dengan bentuk gambar yang sangat bagus, kemudian bersungkur sujud dihadapan Allah SWT.

Maka Allah ta’aala berfirman: “Hai Ramadhan, mintalah, apa hajat (do’a) mu, dan tolonglah orang-orang yang tahu menuaikan hakmu!”. Kemudian Ramadhan pun berkeliling dipadang yang luas dan membimbing serta menolong orang-orang yang telah tahu menunaikan haknya, dan kemudian berhenti dihadapan Allah ta’aala.

Allah SWT berfirman: “Hai Ramadhan apa yang engkau kehendaki?” Ramadhan menjawab, “Saya menghendaki, agar Engkau ya Rabb berkenan memberikan kepadanya (orang-orang yang telah menunaikan haknya), mahkota kebesaran”.

Maka Allah ta’aala memberikan seribu mahkota kepadanya (orang-orang yang telah menunaikan Ramadhan). Selanjutnya Allah ta’ala, juga memberikan syafaat (pertolongan) kepada mereka dan mengawinkan mereka dengan dengan seribu bidadari, yang tiap bidadari mengasuh tujuh puluh ribu gadis, dan kemudian Allah SWT menaikkan mereka diatas binatang buraq.

Allah ta’aala berfirman lagi kepada Ramadhan, “Hai Ramadhan, mau apalagi engkau? Ramadhan menjawab, “tempatkanlah orang-orang yang nenunaikan haknya itu disamping para nabi-Mu, maka Allah ta’aala pun menempatkan mereka dalam surga Firdaus.

Selanjutnya Allah ta’aala berfirman lagi pada Ramadhan, “Apalagi yang engkau kehendaki, hai Ramadhan ? Ramadhan menjawab, “Ya Rabb, telah engkau penuhi hajatku, dimana Kemuliaan Engkau ?

Maka Allah azza wajalla, memberi seratus kota/pergedungan yang dibangun dari batu-batu permata indah merah dan batu pualam hijau, sedang ditiap-tiap kota berdiri seribu istana megah. (Hadist Nabi SAW, dikutip dari kitab Zahratur Riyaadhi). [EW]


Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *