9:05 pm - Sabtu November 18, 2017

Di Meulaboh, Massa Merah Putih Tolak Penabalan Wali Nanggroe

294 Viewed Redaksi 0 respond

Meulaboh–Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli NKRI menggelar aksi penolakan penabalan Wali Nanggroe rencananya pada tanggal 20 September 2013 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Malik Mahmud. Aksi penolakan digelar massa pada Kamis (12/9) di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Aksi berlangsung di Bundaran Simpang Pelor, Melaboh yang berhadapan langsung dengan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat. Aksi mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Selain berorasi secara bergantian, massa juga konvoi menggunakan becak dengan membentangkan bendera Merah Putih. Selain itu massa juga membakar dua foto Wali Nanggroe (WN), Malik Mahmud dan membakar bendera Bulan Bintang yang sedang diperdebatkan penggunaannya sebagai bendera daerah Aceh.

Koordinator Aksi, Taufik mengatakan, meminta Presiden SBY untuk tidak hadir dalam penabalan WN, Malik Mahmud pada tanggal 20 September 2013 mendatang. “Warga pantai barat selatan secara tegas menolak keberadaan WN dan bendera Bulan Bintang,” kata Taufik.

Taufik juga meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) agar segera menerima permohonan untuk melakukan pemekaran Provinsi ABBAS. “Kita minta DPR segera sahkan Provinsi ABBAS,” imbuhnya.

Single content advertisement top

Setelah melakukan orasi dan membentangkan berbagai macam spanduk sekitar 40 menit. Massa lalu membubarkan diri secara tertip dibawah pengawalan pihak kepolisian Aceh Barat (merdeka.com).

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Sekda Aceh: Pemerintah Aceh Kelebihan Pegawai

Hamil 8 Bulan, PSK Tetap Jajakan Untuk Biaya Melahirkan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply