2:27 am - Minggu November 19, 2017

Di Makassar, Peringati Hari Anti Korupsi Rusuh

293 Viewed Redaksi 0 respond

Makassar–Hari anti korupsi yang diperingati hari Senin (9/12/2013) ini diwarnai aksi bentrok di hampir setiap titik aksi mahasiswa. Jurnalis dan Polisi menjadi korbannya.

Akibatnya, seorang koresponden The Jakarta Post Andi Hajramurni terkena lemparan batu mahasiswa saat terjadi bentrok polisi dan mahasiswa di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Jalan Urip Sumiharjo, Senin (9/12/2013) petang, demikian dilansir inilah.com

Informasi dari rekan korban, Yayat jurnalis Indofakta yang berada di tempat kejadian, saat terjadi pembubaran paksa oleh polisi terhadap mahasiswa UMI yang memblokir jalan, mereka tengah berlindung di sebuah warung depan kampus.

Single content advertisement top

Namun, mahasiswa yang tak terima dibubarkan oleh aparat membalas dengan lemparan batu. Beberapa jurnalis sedang berlindung dari gas air mata di tempat itu. Tetapi sebuah batu melayang mengenai bagian kepala Ajra.

“Kita sementara berlindung di warung, tiba-tiba ada serangan batu, kak Ajra (Andi Hajramurni) terkena batu bagian pelipis dan sobek,” kata Yayat yang laptopnya juga rusak terkena lemparan batu.

Akibat luka yang diderita korban, dia sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo Makassar. Yayat yang mengantar korban mengabarkan di pelipis korban banyak mengeluarkan darah.

Selain Andi Hajramurni, seorang anggota Brimoda Sulselbar bernama Syarif juga berada dalam satu ambulans dengan Ajra menuju RS Wahidin.

Syarif terkena busur pada bagian lengannya. Busur yang diduga dilepaskan dari kerumunan massa mahasiswa itu masih menancap di lengannya.

Kini kedua korban bentrok Hari Antikorupsi ini tengah menjalani perawatan intensif di ruang UGD RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Sementara itu bentrok antara aparat kepolisian dan massa pengunjukrasa beralangsung di depan kampus UMI, Universitas 45, fly over, kampus Uiversitas Negeri Makassar (UNM), dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Bentrok dipicu karena mahasiswa pengunjukrasa yang memblokir penuh jalan di depan kampus mereka, menolak dibubarkan oleh aparat kepolisian dan Brimob. (inilah)

Editor: Muhajir

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Penumpang KA Kreueng Mane-Kreueng Geukeuh Membludak

Meriahkan HUT PGRI, 60 Ribu Warga Gotroy Massal

Related posts
Your comment?
Leave a Reply