3:11 pm - Jumat November 22, 7411

Di Lubuklinggau, Ibu-Ibu Pamer Bra di KPU

279 Viewed Redaksi 0 respond

Lubuklinggau–Kantor tim seleksi (Timsel) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau yang beralamat di Jalan Depati Djati Kompleks Perbakin LubuklinggauBarat I, didemo puluhan massa, Senin (28/10/2013).

Para demonstran yang sebagian besar adalah perempuan dan ibu-ibu ini di antaranya ada yang membawa kutang (bra) sebagai atribut demo.

Para demonstran menuntut Timsel bersikap transparan dalam penerimaan atau penyeleksian calon anggota KPU setempat.

Karena mereka menilai, penyeleksian calon anggota KPU melanggar undang-undang dan peraturan KPU, sebab dari 20 besar nama-nama yang dinyatakan lolos seleksi oleh Timsel, tidak ada satupun keterwakilan dari kaum perempuan.

Rohmatullah HA, koordinator aksi mengatakan, tidak adanya keterwakilan perempuan itu melanggar ketentuan perundangan dan peraturan yang berlaku.

Single content advertisement top

Karena, berdasarkan Undang-undang Nomor 15 tahun 2011, pasal 6 poin 5 menyebutkan, komposisi keanggotaan KPU, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota memerhatikan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen.

Demikian pula dalam PKPU No.2 tahun 2013 pasal 26 disebutkan bahwa, Timsel menetapkan nama-nama calon yang lolos seleksi tertulis, kesehatan, dan tes psikologi sebanyak maksimal 20 orang dan minimal 15 orang dengan memerhatikan sekurang-kurangnya 30 persen keterwakilan perempuan.

“Nyatanya, dalam perekrutan atau penyeleksian calon anggota KPU Kota Lubuklinggau yang dilakukan oleh Timsel, itu tidak ada satupun keterwakilan perempuan yang masuk dari 20 besar nama-nama yang diumumkan oleh Timsel. Ini tentu melanggar ketentuan perundangan dan peraturan yang berlaku” katanya. (tribunnews)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Warga Korban Gempa Pulo Senong Tangse Belum Tersentuh Bantuan

Guyuran Hujan Deras, 5 Wilayah Tergenang Banjir di Medan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply