9:47 am - Selasa November 21, 2017

Di Inggris, Muslim Hadapi Diskriminatif di Pasar Kerja

448 Viewed Redaksi 0 respond
Wanita Muslim Hadiyah Masieh adalah Anggota Hizbut Tahrir - (Foto: Guardian)

London — Muslim di Inggris menghadapi diskriminasi terburuk di pasar kerja, dibanding kelompok minoritas lainnya, demikian kesimpulan penelitian terbaru.

Seorang pria Muslim, misalnya, memiliki kemungkinan 76 persen lebih kecil untuk mendapatkan pekerjaan dibanding lelaki beragama Kristen Inggris, meski berusia dan memiliki kualifikasi sama.

Wanita Muslim memiliki kemungkinan 65 persen lebih rendah untuk dipekerjakan, dibanding rekan mereka yang beragama lain.

Dr Nabil Khattab dan Profesor Ron Johnston, menggunakan data dari Kantor Statistik Nasional untuk Survei Angkatan Kerja, sampai pada kesimpulan Muslim adalah kelompok paling dirugikan dalam prospek kerja, dibanding 14 komunitas suku dan agama lainnya yang tinggal di Inggris, demikian dilansir inilah.com dari guardian,  hari ini.

Single content advertisement top

Menurut Khattab, dari Universitas Bristol, situasi ini kemungkinan berasal dari pandangan masyarakat Inggris yang menempatkan Muslim di lapisan terendah dalam sistem ras dan budaya. Situasi ini dipersulit dengan Islamophobia dan permusuhan sesama Muslim.

“Muslim dianggap tidak setia dan ancaman,” ujar Khattab kepada The Independent.. “Banyak pengusaha berkecil hati mempekerjakan Muslim berkualitas. Jika ada orang lain dari kelompok mereka sendiri, Muslim akan dianggap sebagai ancaman.”

Situasi menjadi sangat buruk ketika Muslim melamar pekerjaan untuk posisi manajerial atau profesional dengan bayaran terbaik.

“Jika ini terus berlanjut, akan ada implikasi jangka panjang bagi kohesi multietnis dalam masyarakat multikultural Inggris,” ujar Khattab.

Bagi wanita, Muslimah Pakistan dan India memiliki kemungkinan 65 dan 55 persen lebih rendah untuk mendapat pekerjaan. Bangladesh sedikit lebih baik dengan 51 persen. Jauh lebih baik lagi adalah Muslimah kulit putih, yaitu 43 persen.

Satu-satunya kelompok etno-relijius dengan prospek kerja lebih baik dari Kristen-Inggris adalah orang Yahudi, dengan 29 sampai 15 persen untuk pria dan wanita. (inilah/pr)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Hah…Tak Ingin Hamil, Gadis Ini Masukkan Kentang di Kemaluannya

Presiden Turki: Hadiah Nobel & Dewan Keamanan PBB Tidak Obyektif

Related posts
Your comment?
Leave a Reply