12:17 pm - Rabu November 22, 2017

Di Aceh Tengah, Listrik Pintar Hanya Terealisasi 30%

456 Viewed Redaksi 0 respond
Kantor Cabang PLN Takengon (foto: m.sanusi/pikirreview)

Ilustrasi (pln.co.id)

Takengon—Listrik pintar di wilayah kerja PLN Aceh Tengah, sejak agustus 2014, hanya mampu direalisasikan ke 16 ribu pelanggan atau 30 persen dari total keseluruhan pelanggan yang mencapai 45 ribu. Angka tersebut terdapat 29 ribu pelanggan yang masih menggunakan listrik non-prabayar.

Pengalihan listrik non-prabayar ke listrik pintar, menjadi satu problema di dunia pelistrikan saat ini. Khusus untuk wilayah kerja PLN Rayon Aceh Tengah, hanya 30 persen mampu mengalihkan listrik non-prabayar ke listrik pintar. Kendala utama terdapat pada biaya investasi yang cukup besar untuk mengalihkan ke listrik pintar tersebut. Demikian di sampaikan Kepala PLN Rayon Aceh Tengah, Muhammad Nazar.

“Upaya kita sekarang untuk pengalihan ke listrik pintar, kita lakukan pada saat pergantian ampere, perpindahan ampere, menaikkan atau menurunkan daya listrik dan keperluan menyangkut tentang ampere lainnya”, ujar dia.

Single content advertisement top

Menurutnya, Dominan pengunaan listrik non-prabayar terdiri di daerah pedalaman seperti halnya di Kecamatan Jagoeng jeget dan Bebesen. Saat ini, warga masih enggan menggunakan listrik pintar, karena ketergantungan pembayaran yang harus di bayar secara rutin.
“Untuk pengalihan ke listrik pintar, padahal tidak dipungut biaya apapun, namun pelanggan hanya diwajibkan untuk membayar pulsa perdana dan tunggakan yang sudah dipakai sebelumnya”, tutup Nazar. (Nusi)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Di Aceh Tengah, Harga Cabe Rawit Meroket

Pengusaha Aceh Apresiasi Penuh Pelaksanaan IMT-GT

Related posts
Your comment?
Leave a Reply