11:42 am - Selasa November 21, 2017

Ciptakan Kualitas Pendidikan Lewat Program PAKEM

158 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta – Sejatinya kualitas pendidikan tidak mungkin melebihi kualitas pengajarnya.

Filosogi inilah yang mendasari berbagai kalangan untuk memberi pembekalan bagi guru-guru melalui Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM).

Single content advertisement top

Adalah SD Negeri 1 Jati Kulon, SD Islam Terpadu Al Islam, SD Masehi, dan Madrasah Ibtidaiyah NU Banat, empat sekolah yang berlokasi di kabupaten Kudus ini kebagian menjalankan program pembelajaran pakem hasil kerjasama PT BNI program Sahabat Sekolah, Djarum Foundation, dan Putera Sampoerna Foundation.

“Usai penandatanganan naskah kesepakatan program Pakem di SD 1 Jati Kulon, program tersebut berlangsung selama tiga tahun yang dimulai dari 2013 hingga 2016,” kata Program Director Djarum Foundation Primadi H. Serad dalam siaran persnya yang diterima INILAH.COM, Rabu (17/4).

Menurutnya, masing-masing sekolah tersebut akan mengirimkan 10 tenaga pendidiknya untuk mengikuti rangkaian program peningkatan kualitas pendidikan melalui program Pakem,” ujarnya.

Ke depan, sambung Primadi, akan ditambah enam sekolah lain yang dinilai memiliki kualifikasi menjalankan program pembelajaran yang dinilai selaras dengan kurikulum terbaru itu.

Puluhan guru yang mendapatkan pelatihan tersebut diharapkan bisa menularkan ilmu yang diperolehnya kepada guru lainnya yang belum mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut sehingga dapat menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif dan kreatif.

Sementara, Wakil Presiden CCR PT Bank Negara Indonesia (Persero) Nancy Martasuta menambahkan engembangan pendidikan bukan saja tanggung jawab pemerintah, tetapi juga pihak-pihak ketiga. Dalam pengembangan itu, guru menjadi kunci penting terutama untuk menyukseskan program PAKEM.

“Mereka yang mendapatkan pelatihan harus lebih kreatif dalam mengajar. Mereka harus menjadi ‘master teachers’ untuk meningkatkan kualitas diri dan siswa,” kata Nenny.

Program PAKEM akan berjalan selama 3 tahun ke depan. Ada dua kegiatan utama yang dilangsungkan, yaitu Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik dan Pendidikan untuk SD serta Pemberdayaan Master Teachers untuk SLTP.

Adapun untuk tingkat SMP, Primadi mengungkapkan, 10 guru dari berbagai SMP dan Madrasah Tsanawiyah di Kudus telah mengikuti program “Master Teachers” atau guru utama hingga akhir 2013. Harapannya mereka akan melatih guru-guru lain agar mampu menerapkan PAKEM.

Sumber: inilah.com

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Jelang Perubahan Status IAIN, Mahasiswa STAIN Audiensi

Seratusan Guru Honorer Demo

Related posts
Your comment?
Leave a Reply